Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta Muhsin Junaedi Tanggapi Soal Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah

Bupati Anne (kiri) dan Muhsin Junaedi (kanan)

PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Saat ini terjadi krisis kepemimpinan Kepala Sekolah terutama di tingkat Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Kabupaten Purwakarta.

Hal ini disebabkan begitu rumitnya seorang guru untuk bisa menjadi calon Kepala Sekolah. Mereka harus mengikuti berbagai rangkaian proses tes yang panjang dan harus dilalui dengan rumit serta banyak memeras energy, waktu, juga pikiran.

Yang tak kalah pentingnya dalam persaingan untuk menduduki jabatan Kepala Sekolah tersebut selain harus lolos dari berbagai tahapan seleksi, mereka juga harus menyiapkan finansial yang lumayan, untuk biaya ini dan itu, yang dapat menguras isi kantong.

Dalam hal finansial ini tidak semua guru calon Kepsek punya kemampuan dana yang cukup hingga  akhirnya mereka mengundurkan diri di tengah jalan dan enggan melanjutkan proses kembali.

Dengan munculnya persoalan ini Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika, mengakui adanya kesalahan dalam penganggaran rekrutment untuk Kepala Sekolah.

“Kemarin itu ada sedikit kesalahan penganggaran, perekrutan Kepala Sekolah itu ada biaya testing yang dibebankan kepada peserta, dan nanti kita akan subsidi saja. Seandainya  mereka merasa keberatan dan tidak jadi mendaftar Kepala Sekolah, ya kita siap mensubsidi sesuai dengan regulasi yang ada, kita akan cari celahnya,” jelas Bupati Anne

Menanggapi pernyataan Bupati Anne, Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta yang membidangi Pendidikan, Muhsin Junaedi SPd, (Fraksi Berani) kepada wartamerdeka.info, Selasa (12/01/2021) mengatakan, tentang mekanisne rekrutment, Seleksi, dan Testing Kepsek, harus dirunut juga diusut aturannya seperti apa, dan yang bikin aturan siapa, serta yang melaksanakan siapa, kemudian bertanggung jawab kepada siapa.

"Dengan pernyataan Bupati seperti itu, menurut saya berarti Bupati sudah mengakui dengan terang terangan memang ada pungli, dan Bupati  mengetahuinya," pungkas Muhsin.(A.Budiman)

Posting Komentar untuk "Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta Muhsin Junaedi Tanggapi Soal Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah "