// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

TK Negeri Dan SMP Negeri Di Kota Bekasi Bertambah

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi  serahjan SK Penegerian Sejumlah TK dan SMP

BEKASI (wartamerdeka.info) - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bertindak selaku pembina apel pagi pada pagi ini Senin 22 Februari 2021. Apel pagi pada hari ini dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Penegerian Jenjang Taman Kanak Kanak dan Sekolah Menengah Pertama yang ada di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H. Inayyatullah menerima SK tersebut dari Wali Kota Bekasi, bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty.

Berdasarkan surat lampiran Kepala Dinas Kota Bekasi Nomor 421/1132-Disdik.Pem SMP mengenai daftar nama sekolah negeri jenjang TK dan SMP sebagai berikut :

1. Tk Negeri 4, Bekasi Utara

2. TK negeri VII, Rawalumbu

3. TK Negeri VIII, Bekasi Timur

4. SMP Negeri 50, Rawalumbu

5. SMP Negeri 51, Bekasi Selatan

6. SMP Negeri 52, Bekasi Barat

7. SMP Negeri 53, Bekasi Selatan

8. SMP Negeri 54, Bekasi Barat

9. SMP Negeri 55, Bekasi Utara

10. SMP Negeri 56, Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi saat memberikan amanat mengatakan, kita semua merasakan kembali bencana fenomena alam pada awal tahun, ditambah dengan adanya wabah pandemi yang belum usai. Beberapa cara sudah ditempuh, hingga Menteri PUPR hadir menengok Perumahan Pondok Gede Permai dengan rancangan yang digagas. Pemerintah Kota Bekasi pasti mendukung penuh dengan gagasan itu, sehingga pada tahun depan tidak lagi terjadi longsor tersebut.

Yang pasti merasakan juga warga Kota Bekasi atas kejadian fenomena alam terssebut, baik yang berhubungan langsung ataupun yang memang akibat dampak pemanfaatan lahan yang salah dan impilkasinya ke daerah perbatasan.

MOU dengan Bupati Bogor, sekarang ini patut dijadikan kesepakatan adalah mengenai pengelolaan tata ruang, dan kewenangan masuk ke Pemerintah Pusat akan tetapi Pemerintah Daerah ikut menggagas dan menyediakan pemanfaatan perencanaan bersama mengendalikan dampak tersebut.

Wali Kota Bekasi juga meminta kepada Sekretaris Daerah Kota Bekasi untuk memberikan data MoU yang akan dikaji secaea makro dibantu dengan TWUP4 Kota Bekasi.(tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama