Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Aroma Mutasi Kian Menyengat (11), Nama Khusnul Yaqin Mengemuka Sebagai Kadisdik

Oleh: W. Masykar

NAMA Khusnul Yaqin, kepala Dinas BPM mendadak mengemuka sebagai kandidat Kadisdik Lamongan menyusul dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Lamongan, Drs. Moh. Nalikan yang saat ini masih menjabat Plt. kepala dinas Pendidikan. 

Bahkan, mencuatnya hampir mengalahkan nama Agus Hariono, Kasek SMA Negeri Sekaran. Nama Agus Hariono, meskipun santer dukungan dan respon positif, tampaknya jalan terjal masih harus dilewati. Sehingga kemungkinan mantan guru di SMA Negeri Mantup ini, dilantik sebagai kepala dinas pendidikan pada paroh September depan sangat tidak masuk akal. 

Dari kalkulasi itulah, lantas beredar kandidat dengan initial K, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Lamongan (definitif) yang saat ini menjadi perbincangan khalayak kota Soto dan kalangan Pendidikan, ditengarai bisa berarti Kandham,  kepala dinas Perpustakaan atau Khusnul Yaqin. Meskipun, nama Sodiqin (Sodikin=K) saat ini sekretaris dinas pendidikan, juga masuk kalkulasi kandidat yang tidak bisa dibilang sepele. 

Dari tiga kandidat itu, semuanya baik. Namun ada sisi plus minusnya. Jika ditelaah dari sisi latar belakang, jelas nama Kandham dan Sodiqin adalah murni orang pendidikan yang merangkak dari bawah. 

Sedangkan, Khusnul Yaqin bukan dari latar belakang pendidikan. Meskipun demikian soal kinerja bukan berarti dari sosok luar pendidikan lebih rendah dari yang berlatar belakang pendidikan. 

Bisa jadi yang bukan dari latarbelakang pendidikan justru sebaliknya. Lepas dari siapa yang bakal menakhodai dinas pendidikan kedepan, yang pasti dukungan untuk Khusnul Yaqin makin mengalir, kabarnya arus politik juga memberi dukungan pada mantan Kabag Kesmas ini dilantik menjadi kepala dinas pendidikan. 

Masalahnya, siapkan Khusnul Yaqin bergeser sebagai orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan?. (*)

Posting Komentar untuk "Aroma Mutasi Kian Menyengat (11), Nama Khusnul Yaqin Mengemuka Sebagai Kadisdik"