// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Panglima TNI Tepati Janjinya Lagi, Berangkatkan 122 Nakes TNI Ke Provinsi DI Yogyakarta

PANGLIMA TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beberapa waktu lalu telah menepati janji dengan mengirimkan 176 Tenaga Kesehatan (Nakes) ke Wisma Atlet untuk wilayah Jabodetabek saat melaksanakan Sidak di Rusun Nagrak, Jakarta Utara.

176 Nakes tersebut terdiri dari Dokter umum 120 orang, Dokter gigi 20 orang, Keperawatan 8 orang, Farmasi Apoteker 12 orang, Fisoterapi 4 orang, Radiologi 2 orang, Kesehatan lingkungan 1 orang, Gizi 4 orang, Elektro medis 1 oŕang, Perawat gigi 1 orang, Analisa medis 2 orang dan Rekam medis 1 orang.

Saat ini, Panglima TNI menepati janjinya lagi dengan mengirimkan 122 Nakes dari Prajurit Siswa Pa PK TNI Khusus Tenaga Kesehatan untuk ditempatkan di 5 wilayah DIY meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunung Kidul.

Hal tersebut sebagai respon Panglima TNI yang telah beberapa kali melakukan peninjauan serbuan vaksinasi, PPKM dan Isolasi Terpusat (Isoter) di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan selalu mendapat laporan bahwa di tempat tersebut kekurangan Nakes.

Pengiriman Nakes tersebut sesuai dengan pernyataan Panglima TNI saat memimpin Rapat penanganan Covid-19 di Kantor Pemkab Bantul, DIY, Minggu (8/8/2021), guna memberikan dukungan penambahan Nakes di 5 wilayah tersebut.

Keesokan harinya Senin (9/8/2021) 122 Nakes Prajurit Siswa Pa PK TNI tersebut diberangkatkan dengan menggunakan 2 pesawat Hercules C130 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Upacara pemberangkatan dipimpin langsung Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H.

Dalam sambutannya Kapuskes TNI mengatakan, penugasan lanjutan ke Yogyakarta ini merupakan suatu kehormatan bagi Prajurit Siswa Pa PK TNI Khusus Tenaga Kesehatan. “Negara sangat membutuhkan tenaga serta dedikasi kalian, karena kalian adalah garda terdepan dalam menghambat laju penularan Covid-19 di Tanah Air,” tegasnya.

“Saya atas nama Panglima TNI mengucapkan apresiasi dan terimakasih serta penghargaan yang tinggi, dan saya juga mengucapkan terimakasih hingga saat ini semua Perwira Siswa masih dalam keadaan sehat,” ungkap Kapuskes TNI.

“Untuk itu, TNI berkomitmen membantu pemerintah untuk mempercepat vaksinasi dengan mengerahkan segenap kemampuan dalam rangka menghambat laju penyebaran Covid-19 di Tanah Air,”  tambah Kapuskes TNI.

Sebanyak 122 Prajurit Siswa Pa PK Khusus Nakes tersebut terdiri dari 88 Dokter Umum, 11 Dokter Gigi, 4 orang Perawat, 8 orang Apoteker, 2 orang Fisioterapi, 1 orang Radiologi, 3 orang Ahli Gizi, 1 orang Elektromedis, 2 orang Analis Medis, 1 Rekam Medis dan 1 Perawat Gigi telah selesai melaksanakan tugas di Jabodetabek. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama