Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Luar biasa, Gebyar Vaksinasi Merdeka Di Halaman Mesjid Agung Kota Tasikmalaya Melebihi Target

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Warga Kota Tasikmalaya tampak antusias mengikuti Gebyar Vaksinasi Merdeka yang diselenggarakan di halaman Mesjid Agung Kota Tasikmalaya. Terbukti, setengah hari saja sudah mencapai 1.112 orang yang terealisasi,padahal target 1000 orang.

Ini merupakan inisiatif Polri yang bekerjasama  dengan unsur Pemerintahan dan Tokoh Agama,dengan sasaran target pesantren dan tempat ibadah.

"Ya hari ini vaksinasi target 1000, Alhamdulilah sampai pukul 14.00 Wib sebanyak 1.112 orang terlayani vaksinasi," ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si dalam wawancara, kemarin.

Sedangkan Ketua DKM Mesjid Agung KH. M. Aminudin Busthomi, M.Ag, mengungkapkan rasa sukur dan terimakasihnya kepada Pemerintah,Polres Tasikmalaya Kota serta kepada masyarakat yang telah ikut serta menyukseskan vaksinasi ini.

"Alhamdulilah hari ini Vaksin Merdeka telah dilaksanakan di halaman Mesjid Agung Kota Tasikmalaya, tiada lain ini merupakan memaksimalkan ikhtiar medical sesuai target nasional," kata Aminudin.

Aminudin berharap, semoga saja setelah vaksinasi program  pemulihan ekonomi masyarakat menjadi target selanjutnya.  (H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama