Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketika Dewan Satu Suara, Harmoni Kejayaan Itu, Berhadiah Pantun

 

Ketua Partai Golkar Lamongan, Kacung Purwanto

Oleh : W. Masykar

Dan harmoni itu lahir dari Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lamongan, disaat  sebanyak 7 Fraksi  sepakat mendukung pemerintahan pasangan bupati dan wakil bupati Yesbro. Saat Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  Tahun 2022. 

Bupati lantas menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Fraksi di DPRD saat menyampaikan Jawaban atas PU Fraksi Fraksi tersebut, masukan serta dukungannya terhadap Raperda APBD 2022 untuk dapat menyusun anggaran APBD 2022 dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih adil dan merata, demi mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan.

Sebuah pemandangan yang menarik. Bak racikan tangga nada yang berbeda melahirkan sebuah harmoni dalam alunan symphony yang luar biasa indah. 

Ok, sampai disini, Sebaiknya jangan su'udzon dulu, mengapa DPRD satu suara untuk pemerintah kabupaten Lamongan? Bukankah anggota dewan adalah representasi dari rakyat yang diwakilinya? Yang membawa beragam aspirasi dari jutaan rakyatnya. Dan kemudian satu suara untuk "mengamini" Apa kata pemerintah daerah, adalah sesuatu yang muskil untuk dipahami? 

Anda bisa tidak setuju tapi jangan buruk sangka. Bisa jadi itu strategi Dewan untuk memberi kesempatan pada pemerintah daerah dalam mewujudkan mottonya Kejayaan yang berkeadilan. Bahkan sejak awal DPRD Lamongan memberi dukungan penuh pada tercapainya harapan tersebut. Bisa jadi, itu sebabnya, Dewan tidak terburu buru kritis, bisa dianggap terlalu prematur dan terkesan mengada ada. 

Sementara, Pihak eksekutif pun tidak memiliki cukup waktu untuk berbuat mengejawentahkan kejayaan yang berkeadilan itu. Dalam hal ini, saya setuju sikap Fraksi Fraksi, yang bijak dan dewasa. Meskipun, sikap seperti itu, oleh sebagian kalangan dianggap aneh dan tidak lazim mengingat fungsi Dewan salah satunya adalah pengawasan, controlling. 

Usia pemerintahan Pak Yes belum genap setahun, bisa jadi sebuah alasan yang cukup rasional untuk tidak bersikap kritis. 

Ketua Partai Golkar Lamongan, Kacung Purwanto menyebut, Kemitraan yang baik antara ekskutif dan legislatif untuk kemajuan dan kesejahteraan Lamongan ke depan. 

Mungkin, sikap bijak itulah sehingga orang nomor satu di Kota Soto itu lantas menghadiahi pantun yang sesungguhnya sangat menggelitik. 

“Sama pacar makan di restoran, bertemu mantan yang sekarang teman, terima kasih kepada seluruh anggota dewan, mari sama-sama menuju kejayaan Lamongan. 

"Bunga selasih ada di tengah taman. bunga anggrek mekarnya bersamaan, terima kasih atas segala pandangan umum fraksi-fraksi dewan, bergerak bersama kita raih kejayaan Lamongan."(**)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama