Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Protes Tidak Diindahkan, Warga Jalan AM. Akbar Blokir Jalan

BARRU (wartamerdeka.info) - Buntut dari protes warga jalan AM. Akbar Kelurahan Sumpang Binangae Kecamatan Barru terhadap aktifitas pengembang Perumahan Rachita III Barru yang tidak digubris, akhirnya Warga Jalan AM. Akbar terpaksa menutup jalan. 

Salah seorang warga jalan AM. Akbar,  Fahrul yang dihubungi menegaskan,  pemblokiran jalan AM. Akbar terhadap akses masuk kompleks pembangunan  perumahan BTN Rachita III karena warga merasa dilecehkan. 

Warga sudah cukup sabar dengan kondisi  jalanan yang dilalui mobil pengangkut tanah timbunan yang kotor dan berdebu. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan warga sekitar. Bahkan saat hujan turun jalanan menjadi licin dan berlumpur. Akibatnya membahayakan pengguna jalan

"Sebetulnya warga tidak menuntut apa-apa kecuali meminta agar jalanan yang dilalui setiap hari disiram agar tidak berdebu dan sisa tanah timbunan yang tercecer sepanjang jalan dibesihkan sehingga tidak menumpuk ditengah jalan dan ini sudah berulang kali dikomunikasikan tapi tidak digubris," terang Fahrul yang dihubungi via WhatsApp,  Senin 24/1/2022.

Sebenarnya, lanjut Fahrul, tuntutan warga sudah dikomunikasikan dengan pihak penimbun. Bahkan sudah berjanji akan memenuhi tuntutan warga. Namun apa yang mereka lakukan tidak sesuai harapan warga sehingga berujung pada pemblokiran jalan. 

Sementara Arsyad, Menejemen Rachita yang berusaha dikonfirmasi terkait pemblokiran jalan AM.  Akbar mengaku belum tahu masalah tersebut. 

"Saya belum tau pak,  saya sementara diluar daerah. Sebentar sore baru pulang, "katanya. 

(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama