Sempat Terhambat Printer Rusak Di Mamberamo Tengah, Tim "Jemput Bola" GISA Dukcapil Tetap Semangat, Tak Kenal Menyerah

MAMTENG (wartamerdeka.info) - Tiga tim pertama Jemput Bola (Jebol) pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Papua yang diterjunkan Ditjen Dukcapil Kemendagri sudah bergerak sejak Senin (15/8/2022) hingga Jumat (19/8/2022), yakni di Kabupaten Mamberamo Tengah, Paniai, dan Kepulauan Yapen.

Ini memang bukan perjalanan yang enteng. Sebab, selain tantangan geografis Papua yang sulit ditembus, juga perlu ketahanan fisik luar biasa dari para anggota tim yang bertugas. 

Bayangkan, setiap tim membawa beban bagasi berisi peralatan perekaman KTP-el rata-rata berbobot lebih 50kg. Selain itu, waktu terbang tidak sebentar dari Jakarta-Papua, sekitar 7-8 jam. Ditambah penerbangan transit yang sangat tergantung cuaca, serta perjalanan darat yang panjang hingga ke lokasi pelayanan Jebol.

"Kami berangkat Senin pukul 00.05 tiba Jayapura 07.30. Transit lanjut ke Wamena, pukul 08.40 take off tidak bisa mendarat karena cuaca. Balik ke Jayapura pukul 10.00. Isi ulang BBM lanjut lagi ke Wamena pukul 11.00 tiba jam 12.00 WIT. Dilanjutkan perjalanan ke Mamberamo tiba pukul 17.30 WIT," cerita Achmad 'Ipung' Purwanto pimpinan Tim GISA 3T yang bertugas di Mamberabo Tengah (Mamteng), di Grup Whatsapp, Sabtu (20/8/2022).

Hampir selama 5 hari Tim Mamteng ini terkucil tak dapat melaporkan kegiatannya lantaran ketiadaan sinyal.

"Jaringan internet dan juga listrik di sini hanya menyala di malam hari pukul 21.00 sd 24.00. Pelayanan pun terpaksa dilakukan secara offline," kata Ipung dari lokasi.

Karena berbagai keterbatasan lokal, tim Mamteng yang terdiri dari Ipung dan Khadafi ini harus berperan sebagai 'trouble shooter'. Misalnya, printer KTP-el milik Dinas Dukcapil setempat tidak bisa mencetak, Ipung dan Khadafi harus bahu membahu men-setting ulang. 

Demikian pula ketika 2 unit mobile enrollment milik Disdukcapil Mamteng tidak bisa berfungsi, dua 'MacGyver' Dukcapil ini harus putar otak memperbaiki hingga bisa digunakan kembali.

Meskipun penuh perjuangan dan tak mengenal kata menyerah, hasil pelayanan sangat menggembirakan. 

Selama tiga hari (16, 18, 19 Agustus 2022) Tim Mamteng berhasil melayani total sebanyak 474 dokumen. Terdiri dari perekaman KTP-el 55, cetak KTP-el 107, pindah keluar 18, pindah datang 18, cetak KK 168, cetak akta kelahiran 100, cetak akta perkawinan 6, dan cetak akta kematian 2. 

"Sesuai arahan Pak Bupati dan Pak Kadis Dukcapil Mamteng pelayanan hanya dilakukan di kantor dinas, mengingat kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan. Tapi sebelumnya surat edaran sudah disebar pihak Disdukcapil ke sekolah-sekolah dan kepala desa, perihal himbauan untuk melakukan perekaman dan pelayanan adminduk di kantor Disdukcapil Mamteng," jelas Ipung. 

Yonas (18) salah seorang warga sangat antusias mendatangi lokasi pelayanan, lantaran ingin sekali punya KTP-el. "Senang sekali sekarang sudah dapat KTP, sudah lama saya tunggu pelayanan seperti ini. Supaya lebih maksimal bagusnya jangan kegiatan di kantor aja, harus turun langsung ke distrik dan desa, Mas," katanya sembari diiyakan petugas.

Sebagai tuan rumah, Kadis Dukcapil Mamteng Fedy Jitmau mengaku sangat hepi dengan kedatangan tim dari Jakarta. 

"Saya sebagai pribadi dan pemerintah daerah sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak Dirjen Dukcapil yang telah memperhatikan kami di daerah. Terima kasih juga pada anggota tim yang membantu operator perekaman kami," kata Kadis Fedy. 

Sementara Direktur Dafduk David Yama mengaku puas dengan hasil pelayanan yang dicapai Tim GISA.

"Bagus ini, terima kasih teman-teman semua. Mudah-mudahan teman-teman tetap sehat dan kembali dengan selamat sampai rumah masing-masing. Have a safe flight back home," cetusnya bangga.

Dirjen Zudan Arif Fakrulloh juga senang tim yang diterjunkannya berhasil menyelesaikan misi dengan hasil bagus.

Zudan menambahkan, ini semua tindak lanjut arahan Mendagri Tito Karnavian agar Dukcapil all out dalam melayani masyarakat di Papua. (A)

Posting Komentar untuk "Sempat Terhambat Printer Rusak Di Mamberamo Tengah, Tim "Jemput Bola" GISA Dukcapil Tetap Semangat, Tak Kenal Menyerah"