Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kenang BJ Habibie, STIA Algazali Barru Gagas Baruga Baca Di Lanrae

BARRU (wartamerdeka.info) - STIA Al Gazali Barru gagas berdirinya Baruga Baca BJ. Habibie. Hal ini terungkap dalam dalam pertemuan yang berlangsung di Masjid Nur Habibie Dusun Lanrae Desa Nepo Kec Mallusetasi Barru, Selasa (6/9/2022).

Gagasan yang diinisiasi Ketua STIA Algazali Barru H. Kamaruddin Hasan berkolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi diantaranya, STIA Algazali Barru, STIA Abd. Haris Makassar,  STAI DDI Mangkoso,STAI Algazali Barru dan STKIP Muhammadiyah Barru. 

Ketua STIA Algazali Barru Dr. H. Kamaruddin Hasan, M. Pd menyampaikan bahwa rencana pembangunan Baruga ini berawal dari diskusi diskusi bersama Ismail Suardi Wekke Ketua STIA Abd. Haris Makaaasar. Tujuannya, dalam rangka turut mengambil bagian dalam pengembangan desa wisata dan desa literasi. 

"Selain pengembangan Desa Wisata dan Desa Literasi,  juga gagasan berdirinya Baruga Baca Habibie untuk mengenang tokoh dunia yang pernah menikmati masa kecilnya di Desa Nepo yaitu bapak Prof. BJ. Habibie," ungkap Kamaruddin Hasan yang berharap Baruga baca ini dapat terealisasikan pada tahun 2023 . 

Dikatakan, Ismail Suardi Wekke selain sebagai Ketua STIA Abdul Haris juga adalah penggiat di Habibie Center menjanjikan untuk segera meneruskan kabar gembira ini kepada para pemangku kepentingan untuk mengambil kebijakan strategis dalam upaya kolaborasi menghidupkan semangat  literasi sains Habibie sebagai tokoh dunia yang pernah belajar mengaji di Nepo dan Cilellang.

Sementara Kepala Desa Nepo Mamma Husain mengapresiasi dengan menyambut gembira gagasan tersebut. 

"Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat Nepo sangat berterima kasih kepada pihak Perguruan Tinggi atas rencana ini karena sekaligus akan mendorong pengembangan desa wisata masa kecil Habibie", ungkapnya sembari mengemukakan bahwa sebelum Pandemi Covid-19, ratusan wisatawan Jerman datang ke Desa Nepo untuk melihat langsung daerah tempat bermainnya Hibibie dimasa kecilnya. 

(Humas STIA-AG/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama