Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wabup Lampung Utara Berikan Rumah Singgah Kepada Warganya Hendak Berobat Di RS Jantung Harapan Kita Jakarta


LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Kabar tentang seorang pekerja harian buruh sawmil, warga Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, Tri Handoko dan istrinya, yang harus tidur di atas sehelai ambal, di teras masjid dekat Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta, rupanya tela menggugah hati Wakil Bupati Lampung Utara H Ardian Saputra SH.


Wabup langsung menginstruksikan  Kepala Dinas Sosial Kab Lampura agar Tri Handoko beserta istri diupayakan segera mendapat rumah singgah.


Sebelumnya Wabup juga telah memberikan bantuan berupa sembako dan uang yang diserahkan melalui Camat Abung selatan Senin (27/03/2023) lalu. 


Hal diungkapkan oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan sosial, Firmansyah SE MM  kepada media melalui aplikasi pesan Whatsapp  bahwa Tri Handoko dan Yunariah telah mendapat rumah singgah.


“Alhamdulillah sudah di rumah singgah atas perintah pak Wabup yang memerintahkan Kadis Sosial segera urus rumah singgah,” ujarnya, Selasa (28/03/2023).


Menurut Firman, setelah mendapat kabar dari Wabup, Gadriyanto Abung selaku Kepala Dinsos Lampura dan Kepala bidang Rehabilitasi Sosial Griya Suryana Adhitama langsung menghubungi pihak yang mengurus rumah singgah di Jakarta itu.


“Alhamdulilah pak Kadis dan Kabid Respon cepat. Dan langsung dijemput oleh yang mengurus rumah singgah di Jakarta dan langsung disusul untuk ke rumah singgah,” tandasnya. 


Diketahui, Tri Handoko bersama istrinya  harus tidur di atas sehelai ambal, menempati teras masjid di sekitar Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta, karena untuk menghemat uang saku selama berada di Jakarta untuk mengantar istrinya berobat di RS Jantung Harapan Kita Jakarta.


“Kami menghemat uang saku yang pada saat ini semakin menipis, sementara itu juga istri saya harus diperiksa sesuai dengan waktu yang ditentukan dokter,” ucap Tri Handoko.


Istrinya, Yunariah, baru saja menjalani operasi penyempitan katup jantung disarankan dokter menunggu 15 hari sampai 20 hari lagi. 

(yoke)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama