// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi


Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi, sementara pembicaraan baru dengan AS akan segera dimulai. Tuntutan kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur penting..

Baca selanjutnya...

 


Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK

Wali Kota Bandung Yana Mulyana


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini kepala daerah yang terjaring adalah Wali Kota Bandung Yana Mulyana, yang ditangkap KPK pada Jumat malam (14/4/2023).


"Jumlah orang yang ditangkap sejauh ini sembilan orang, termasuk wali kota dan beberapa pejabat lainnya di Dinas Perhubungan Kota Bandung," ungkap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Sabtu (15/4/2023).


Dalam penangkapan tersebut, penyidik KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai.


"KPK juga mengamankan bukti uang dalam pecahan rupiah yang masih akan dikonfirmasi lebih dahulu kepada para pihak terperiksa," ujarnya.


KPK pada Sabtu pagi mengumumkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring OTT KPK yang berlangsung pada Jumat (14/4) malam.


"Kegiatan tangkap tangan dilakukan tim KPK, dari siang hingga Jumat (14/4) malam. Beberapa orang yang ditangkap diantaranya, benar Wali Kota Bandung," kata Ali.


Ali mengatakan OTT tersebut digelar dalam rangka penindakan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi suap.


"Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet," ujarnya.


Ali mengatakan Yana Mulyana dan para pihak yang terjaring OTT tersebut selanjutnya akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama