Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Audiensi Dengan Bupati Lamongan, Nelayan Pertanyakan Dasar Pengambil Alihan TPI Brondong

Lamongan, wartamerdeka.info, "Ya memang sejak pengelolaan TPI diambil alih pemkab Lamongan, nelayan praktis, ibarat anak ayam kehilangan induknya, kalau misalnya lagi mengalami musibah baik kecelakaan maupun sakit, kemana harus minta bantuan?," kata Fian mewakili rombongan nelayan usai beraudiensi dengan Bupati Lamongan, Selasa (5/12). 

Menurut Fian pihaknya mengirim surat untuk bisa audiensi dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi beberapa waktu kemarin. Namun baru mendapat tanggapan dan diundang dinas perikanan, Selasa kemarin. 

Meski demikian, Fian mengaku agak sedikit kecewa karena yang hadir pada kegiatan audiensi tersebut, Kepala Inspektorat Lamongan, Farikh, kepala dinas perikanan Yuli Wahyuono dan Kepala Kesbang, Dianto serta Kabag Pemerintahan M. Naim. 

Fianto menambahkan, selain mempertanyakan kesejahteraan nelayan yang hilang semenjak pengelolaan TPI diambil alih Pemkab melalui Dinas Perikanan, pihaknya juga mempertanyakan landasan hukum atau peraturan yang dijadikan pijakan Pemkab Lamongan sehingga TPI yang sudah 30 tahun lebih di kelola KUD Minatani semudah itu diambil alih.
"Soal dasar pijakan peraturan yang dijadikan landasan oleh pemda Lamongan, kami pertanyakan juga," papar Fian.
Apalagi, masih kata dia, secara historis eksistensi TPI Brondong tidak bisa dilepaskan dari nelayan dan KUD Minatani. Buktinya zaman Bupati siapa pun, TPI ndak ada masalah.
"Ya, baru pemerintahan Bupati Yuhronur ini, TPI dipaksa diambil alih untuk dikelola Dinas Perikanan," tambah pengurus Rukun Nelayan Brondong ini. (wm/tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama