TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Saat memanen cabe, warga Sei Lepan Langkat diterkam Harimau Sumatera

 
Langkat, wartamerdeka.info, - Korban merupakan petani cabe Jeremia Peranda Ginting, seorang pria (25) tinggal di dusun V Aman Damai Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat diserang Harimau Sumatra saat memanen cabe di kebunnya, Senin (11/3/2024).

Kapolsek Pkl. Berandan AKP Irwanta Sembiring, melalui Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Ya, memang benar ada peritiwa  warga petani bernama Jerimia Peranda Ginting diserang binatang liar jenis Harimau Sumatera yang terjadi di Barak Itir dusun V Aman Damai desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat pada hari Senin", kata Kasi Humas Polres Langkat. 

Pada saat korban diserang binatang liar Harimau Sumatera, kedua orang tua korban, Ramli Ginting dan Lela Inderiyani memberanikan diri menghalau Harimau Sumatera yang sedang menerkam anaknya dengan menggunakan alat kayu dan parang sehingga Harimau Sumatera melepaskan korban dan berlari kearah semak-semak kawasan Taman Nasional Gunung Louser (TNGL).

Akibat serangan tiba tiba Harimau tersebut, korban mengalami luka gigitan  pada bagian leher, kepala dan tangan, kondisi korban pada saat itu masih sadar yang selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Bidadari Stabat untuk perawatan dan tindakan medis.

Kapolsek Pkl. Berandan melalui anggota Bhabinkamtibmas menghimbau warga agar tetap waspada beraktifitas di areal berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Louser (TNGL) dikarenakan kawasan TNGL adalah merupakan tempat ekosistem binatang liar jenis Harimau Sumatera yang saat ini populasinya semakin langka.

"Dan berkordinasi dengan instansi terkait agar binatang liar tidak keluar dari kawasan habitatnya dan masuk ke pemukiman warga," tambahnya. (Chairil)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama