// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi


Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi, sementara pembicaraan baru dengan AS akan segera dimulai. Tuntutan kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur penting..

Baca selanjutnya...

 


Bau Menyengat Diduga dari Kawasan Pabrik Pengolah Limbah, Warga Sesak Nafas

 
Lamongan, wartamerdeka.info, - Dalam beberapa hari terakhir ini, banyak warga di desa Tlogoretno kecamatan Brondong - Lamongan, mengeluhkan adanya bau menyengat hingga menimbulkan batuk dan sesak nafas. Diduga bau menyengat tersebut bersumber dari kawasan pabrik pengolahan limbah milik PT. Dowa Eco System Indonesia (DESI). 

Dowa adalah perusahaan industri yang bergerak di bidang pengelolaan fasilitas limbah B3 dan non B3 yang berlokasi di kawasan desa Tlogoretno.

"Yang kami rasakan baunya sangat menyengat bahkan sampai nafas terasa sesak," Ungkap salah seorang warga di desa tersebut.

Dari sejumlah perbincangan, bau yang diduga berasal dari proses pengolahan limbah tersebut, menyebar pada malam hari dan pada saat pagi hari.

"Kalau hanya lewat, apalagi naik mobil, baunya ya tidak terasa, tapi kalau malam hari atau pagi hari, bau tersebut sangat terasa sekali," kata warga saat berbincang ngrasani adanya sengatan bau dari salah satu pabrik di desa setempat.

Salah seorang karyawan PT. DOWA, Afnan Hakim dikonfirmasi melalui saluran WA, dua hari yang lalu, hanya dibaca dan tidak mengirim balasan.

"Durung di poto pak warga telogoretno iki lagi podo sesak napase masalahe aromane limbah tercemar," teks WA dari warga yang saya teruskan ke Humas PT. DOWA, tapi lagi lagi tidak ada klarifikasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andik Kurniawan saat di hubungi adanya dugaan bau dari proses limbah pabrik, bertanya balik, "coba dipastikan itu pabrik apa dan dimana?." (WM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama