Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sekda Barru Sebut Pemda Tidak Bisa Melarang Indomaret Buka Gerai

Barru, wartamerdeka.info, - Pro kontra kehadiran Gerai Indomaret di kabupaten Barru berbuntut penutupan sementara  gerai yang baru dibuka, kini mulai ada titik terang. 

Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Komisi II DPRD dengan Pemerintah Daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung DPRD Barru, Selasa (4/2/2025).

Plh. Sekda Barru Andi Syarifuddin saat menghadiri rapat kerja  bersama DPRD dan unsur Forkopimda mengatakan, Pemkab Barru tidak bisa melarang keberadaan gerai Indomaret di Barru. Apalagi pihak Indomaret  sudah melakukan perizinan dengan melalui sistem perizinan OSS (Online Single Submission).

"Pemkab Barru tidak bisa melarang keberadaan gerai Indomaret di Barru karena pihak Indomaret sudah melakukan perizinan dengan melalui sistem perizinan OSS (Online Single Submission)", ujar Plh. Sekda Andi Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin, OSS adalah sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik. OSS dikelola oleh Lembaga OSS, yaitu Kementerian Investasi/BKPM. 

"Jadi awalnya, waktu itu pak Andi Idris Syukur  jadi Bupati berpasangan Pak Suardi Saleh memang tidak memberi izin, tapi setelah adanya perisinan dengan sistem OSS kita tidak bisa larang", tegasnya.

Sementara itu, Asosiasi Pedagang pasar meminta kepada pemerintah untuk memberikan ruang kepada UMKM. 

"Saya kira ada hati nurani pak, berapa banyak karyawan di pasar harus menganggur apakah pihak Indomaret bersedia menampung semuanya", kata Ketua Asosiasi Pedagang pasar Umar Mustari.

Ketua DPRD Barru Syamsuddin Muhiddin mengaku, pihak DPRD hanya sebatas memfasilitasi saja pertemuan dengan menghadirkan pihak terkait. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama