// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Jepang Akan Mewajibkan Minimal 10 Tahun Tinggal di Jepang untuk Mendapatkan Kewarganegaraan

NHKWORD-JAPAN

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mewajibkan masa tinggal lebih dari 10 tahun untuk mendapatkan kewarganegaraan Jepang mulai bulan depan seiring dengan pengetatan persyaratan kewarganegaraan.

Menteri Kehakiman Hiraguchi Hiroshi mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa warga negara asing pada prinsipnya akan diwajibkan untuk tinggal di Jepang setidaknya selama 10 tahun dan terintegrasi dengan baik ke dalam masyarakat untuk mendapatkan kewarganegaraan Jepang.

Pemerintah juga akan memperpanjang periode pengecekan apakah kandidat telah membayar pajak untuk memastikan perilaku baik dan kemampuan mereka untuk mencari nafkah.

Pemerintah dan partai yang berkuasa telah membahas perpanjangan periode masa tinggal yang dibutuhkan untuk kewarganegaraan, karena minimum lima tahun saat ini lebih pendek daripada 10 tahun yang pada prinsipnya dibutuhkan untuk izin tinggal tetap.

Hiraguchi mengatakan perubahan ini dilakukan karena bermasalah bahwa kewarganegaraan Jepang diberikan lebih mudah daripada izin tinggal tetap.

Ia juga mengatakan pemerintah akan terus melakukan penyaringan ketat berdasarkan kasus per kasus di bawah aturan operasional baru. (NHKWord/red)

Josep Minar

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama