// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Ekspose Kegiatan TA 2027, Bupati Barru : Tak Boleh Ada Satu Sen Anggaran Tanpa Manfaat


BARRU
 (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan perencanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2027 melalui forum ekspos yang menghadirkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Eskpose  rencana kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2027 dengan penekanan kuat pada disiplin, efektivitas, dan dampak nyata penggunaan anggaran, berlangsung diruang rapat pimpinan, lantai V MPP Kantor Bupati Barru, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi program yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat maupun daerah.


“Saya tegaskan, tidak boleh ada satu sen pun anggaran yang tidak bermanfaat. Setiap rupiah harus memiliki nilai guna yang jelas dan bisa   dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati justru menuntut lahirnya inovasi dari setiap OPD, khususnya dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Di tengah efisiensi, OPD wajib menghadirkan inovasi. Yakinkan kepada saya bahwa setiap anggaran yang diajukan menghasilkan nilai tambah, terutama dalam mendongkrak PAD,” lanjutnya.

Menurutnya, keterbatasan fiskal harus dijawab dengan kreativitas dan terobosan, bukan dengan program rutin yang berulang tanpa hasil yang terukur.

“Anggaran bukan sekadar untuk diserap, tetapi harus berdampak. Harus ada output yang jelas, dan sebisa mungkin berkontribusi pada pendapatan daerah yang bisa kita gunakan untuk membiayai pembangunan dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya lagi.

Bupati juga mengingatkan bahwa pola perencanaan yang tidak fokus, tidak terukur, dan minim manfaat tidak akan lagi ditoleransi dalam penyusunan program TA 2027.


Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan arah kebijakan TA 2027 yang berorientasi pada program produktif, inovatif, dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan PAD.

Sementara itu, untuk menjaga efektivitas pelaksanaan ekspos, Kepala Bapperida H. Andi Unru, ST. MSP yang memandu sesi ekspose mengarahkan agar seluruh OPD langsung memaparkan substansi kegiatan tanpa membahas belanja umum.

“Tidak perlu lagi menjelaskan belanja rutin seperti gaji. Fokus pada kegiatan dan inovasi. Kita ingin pembahasan yang efisien dan tepat sasaran,” katanya. 

Ekspose dilaksanakan berdasarkan urutan kehadiran OPD, dengan Dinas Lingkungan Hidup menjadi perangkat daerah pertama yang memaparkan rencana kegiatan disusul OPD lainnya. (syam)

Josep Minar

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama