JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kantor Berita Tasnim Iran melaporkan, mengutip beberapa sumber, bahwa Teheran tidak meminta perpanjangan gencatan senjata, meskipun Presiden AS Donald Trump mengumumkannya di media sosial telah memperpanjang gencetan senjata.
Tasnim, yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan pada hari Rabu bahwa pengumuman Trump menunjukkan bahwa ia tahu ia tidak akan mencapai apa pun melalui perang, jadi ia mempertimbangkan cara terbaik untuk mengakhirinya.
Kantor berita itu juga mengatakan bahwa melanjutkan blokade laut berarti melanjutkan permusuhan. Ditambahkan bahwa Iran tidak akan membuka Selat Hormuz setidaknya selama blokade tetap berlaku dan akan melanggar blokade dengan kekerasan jika perlu. (sumber:NHKWord)
