// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi


Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi, sementara pembicaraan baru dengan AS akan segera dimulai. Tuntutan kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur penting..

Baca selanjutnya...

 


Para ahli PBB mendesak negara-negara anggota untuk menangguhkan transfer senjata ke Israel

Tentara Israel ditempatkan di dekat perbatasan Israel-Lebanon pada 15 April 2026 [Florion Goga/Reuters]

JAKARTA (wartamerdeka.info)
Sekelompok ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam serangan Israel terhadap Lebanon sehari setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata sebagai tindakan ilegal dan mendesak negara-negara anggota PBB untuk menghentikan semua transfer senjata ke Israel.

Menurut laporan media pemerintah Lebanon, Ke-19 ahli tersebut, termasuk pelapor khusus dan ahli independen di berbagai bidang hak asasi manusia, mengeluarkan kecaman tersebut pada hari Rabu ketika Israel terus membombardir wilayah Lebanon selatan, menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk empat paramedis.

Merujuk pada gelombang serangan Israel yang dahsyat di seluruh Lebanon pada 8 April, yang menurut otoritas Lebanon menewaskan lebih dari 350 orang, termasuk 30 anak-anak. Para ahli mengatakan: “Ini bukan pembelaan diri. Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, penghancuran yang disengaja terhadap prospek perdamaian, dan penghinaan terhadap multilateralisme dan tatanan internasional berbasis PBB.”

Menurut Dewan Hak Asasi Manusia PBB, mereka menyerukan agar Israel menghentikan semua operasi militer di Lebanon dan mendesak negara-negara anggota PBB untuk menghentikan transfer senjata ke Israel sementara ada bukti kredibel tentang pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia”.

Israel meningkatkan serangannya terhadap Lebanon pada 2 Maret setelah kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, menembakkan roket ke Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei oleh AS-Israel dua hari sebelumnya, hari pertama perang mereka terhadap Iran.

Israel telah melakukan pemboman dahsyat di seluruh Lebanon dan invasi darat di selatan, menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa lebih dari 1,2 juta orang mengungsi.

Para ahli PBB mengatakan, pengungsian paksa terhadap penduduk sipil tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Mereka juga mengutuk penghancuran rumah yang ditargetkan oleh Israel, khususnya di daerah-daerah mayoritas Syiah di selatan, sebagai bentuk hukuman kolektif yang menunjukkan pembersihan etnis.

Pemboman berkelanjutan Israel terhadap Lebanon telah menjadi titik ketegangan dalam negosiasi AS-Iran. Teheran mengatakan Lebanon harus dicakup dalam gencatan senjata yang sedang berlangsung. Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Lebanon bukan bagian dari gencatan senjata dengan Iran dan Israel akan terus menargetkan Hizbullah di mana pun diperlukan.

Pada hari Sabtu, beberapa hari sebelum Israel dan Lebanon mengadakan pembicaraan diplomatik tingkat tinggi yang jarang terjadi di AS, Netanyahu mengatakan Israel menginginkan perdamaian jangka panjang dengan Lebanon tetapi dengan syarat Hizbullah dilucuti senjatanya.

Kantor berita Reuters mengutip seorang pejabat senior Israel yang mengatakan bahwa kabinet keamanan Israel berencana untuk mengadakan pertemuan pada Rabu malam untuk membahas kemungkinan gencatan senjata di Lebanon. Kantor berita itu juga mengutip beberapa pejabat senior Lebanon yang mengatakan bahwa upaya gencatan senjata sedang berlangsung. (Aljazeera/**)

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama