Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba, Pornografi, dan Pernikahan Anak


BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, berharap Kabupaten Barru mampu melahirkan Generasi Emas 2045 yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan berintegritas, tidak ada ruang bagi narkoba, pornografi, kenakalan remaja, maupun perkawinan anak sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Peran Forkopimda dalam Penanganan Narkoba, Pornografi, Kenakalan Remaja, dan Pencegahan Pernikahan Anak dalam rangka mewujudkan Generasi Emas Kabupaten Barru di Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru, Jumat (3/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk mendukung visi "Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat". 

Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai dengan fondasi generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari berbagai penyakit sosial.


"Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Itulah generasi emas yang harus kita siapkan mulai hari ini," ujarnya.

Bupati menyoroti tiga ancaman serius bagi masa depan generasi muda, yakni penyalahgunaan narkoba dan pornografi, kenakalan remaja, serta perkawinan anak. 

Ia menegaskan bahwa narkoba merusak fisik dan mental, sementara pornografi mengikis moral dan memengaruhi pola pikir generasi muda.

"Anak-anakku, jangan pernah mencoba narkoba dan jangan terjebak dalam pornografi. Tidak ada ruang untuk kedua hal itu di Kabupaten Barru. Katakan tidak pada narkoba dan bijaklah dalam menggunakan teknologi," tegasnya.

Andi Ina juga mengajak para pelajar untuk menjauhi tawuran, balapan liar, dan berbagai perilaku negatif lainnya. Sebaliknya, ia mendorong generasi muda menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan positif seperti organisasi, Pramuka, olahraga, seni, dan literasi.

"Energi kalian terlalu berharga untuk dihabiskan di jalanan tanpa arah. Salurkan pada kegiatan yang membangun prestasi dan masa depan," pesannya.

Selain itu, Bupati memberikan perhatian khusus pada pencegahan perkawinan anak yang dinilai dapat memutus pendidikan, meningkatkan risiko kesehatan ibu dan anak, serta memicu berbagai persoalan sosial dan ekonomi.


"Pendidikan harus menjadi prioritas. Jangan redupkan cita-cita anak-anak kita. Berikan mereka kesempatan mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan ekonomi sebelum membangun rumah tangga," ujarnya.

Kepada para kepala sekolah dan guru, Bupati menitipkan amanah agar sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan penguatan pengawasan terhadap peserta didik.

"Jadikan sekolah sebagai tempat membangun karakter. Guru adalah pilar utama dalam melahirkan generasi Barru yang unggul dan berintegritas," tegasnya.

Menutup sambutannya, Andi Ina mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pencegahan narkoba, pornografi, kenakalan remaja, dan perkawinan anak sebagai gerakan bersama demi mewujudkan Generasi Emas Kabupaten Barru.

"Jaga diri kalian dan jaga masa depan Kabupaten Barru yang kita cintai. Barru Maju, Generasi Emas Hebat," pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua II DPRD Barru, Kajari Barru, Ketua Pengadilan Negeri Barru, unsur Kodim 1405/Parepare, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, jajaran Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol, Satres Narkoba Polres Barru, Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, pengawas, serta perwakilan pelajar se-Kabupaten Barru. (Syamsu)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama