Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Inggris Diunggulkan Dalam Laga Melawan Argentina


JAKARTA - Setelah nyaris mencapai final pada tahun 1990 dan 2018, Inggris kembali berjay dari penampilan keduanya di final Piala Dunia FIFA. Namun, yang maenghadang langkah Inggris rival bebuyutan sekaligus juara bertahan Argentina.

Inggris mengawali kiprahnya di Piala Dunia FIFA 2026 dengan mengesankan, setelah menang 4-2 atas Kroasia dalam laga pembuka Grup L. Setelah itu, harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana, yang sebelum lolos sebagai juara grup berkat kemenangan 2-0 atas Panama.

Tim asuhan Thomas Tuchel menunjukkan daya juang luar biasa saat bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan RD Kongo, pada Babak 32 Besar, lalu harus bekerja keras dengan bermain menggunakan 10 pemain untuk menyingkirkan tuan rumah Meksiko pada Babak 16 Besar.

The Three Lions kembali menampilkan mental tangguh di perempat final dengan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Norwegia 2-1 berkat dua gol lagi dari andalannya, Jude Bellingham.

Lionel Messi langsung menunjukkan kelasnya saat Argentina memulai upaya mempertahankan gelar dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair. Ia mencetak hat-trick untuk menyamai rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Tak lama, Messi menjadi pemegang rekor tunggal berkat gol-gol tambahan yang dicetaknya dalam kemenangan atas Austria dan Yordania. Ia juga kembali mencetak gol dalam dua kemenangan dramatis 3-2 atas Tanjung Verde pada Babak 32 Besar (setelah perpanjangan waktu) dan Mesir pada Babak 16 Besar.

Tim asuhan Lionel Scaloni kembali membutuhkan 120 menit untuk memastikan tempat di semifinal ini, dengan Julian Alvarez dan Lautaro Martinez sama-sama mencetak gol pada babak perpanjangan waktu dalam kemenangan 3-1 atas Swiss di perempat final.

Inggris mencapai semifinal untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, setelah sebelumnya kalah 2-1 dari Kroasia melalui perpanjangan waktu pada Piala Dunia Rusia 2018.

Sebelumnya, The Three Lions juga merasakan hal serupa yang mengecewakan di semifinal Piala Dunia Italia 1990, ketika mengalahkan Jerman Barat lewat adu penalti. Satu-satunya kesempatan lain mereka melangkah sejauh ini terjadi 60 tahun lalu, saat akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Harry Kane juga menjabat sebagai kapten ketika Inggris kalah dari Kroasia pada tahun 2018. Setelah menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut, penyerang Bayern Munich itu kembali menjadi salah satu kandidat terkuat peraih Sepatu Emas adidas.

Meski demikian, tim asuhan Tuchel tidak hanya bergantung kepada satu pemain. Kane mendapat dukungan yang sama produktifnya dari Jude Bellingham di lini depan. Keduanya sama-sama telah mencetak enam gol dari enam pertandingan, menjadikan pertama kalinya sebuah negara memiliki dua pemain yang sama-sama mencetak enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Marcus Rashford menjadi satu-satunya pemain Inggris lainnya yang sudah mencetak gol sejauh ini, sementara Anthony Gordon dan Bukayo Saka tetap menghadirkan ancaman di lini serang dengan masing-masing memberikan tiga assist.

Sebagai juara dunia tiga kali, Argentina menekankan status sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak di Brasil pada 1962. La Albiceleste kini mencapai semifinal untuk keenam kalinya.

Rekor yang dimiliki sempurna di fase ini dengan selalu lolos ke final dalam lima penampilan sebelumnya. Messi juga memainkan peran penting pada dua semifinal terakhir Argentina, yakni saat mengakhiri penalti pertama dalam kemenangan adu penalti atas Belanda pada 2014, lalu membuka keunggulan lewat titik putih dalam kemenangan 3-0 atas Kroasia empat tahun kemudian.

Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia itu kembali menjadi tumpuan serangan Argentina di Amerika Utara, tetapi keberhasilannya melangkah hingga ambang sejarah merupakan hasil kerja kolektif tim.

Tujuh pemain lainnya juga sudah mencatatkan nama di papan skor, sementara delapan pemain lain memberikan assist. Di lini belakang, duet bek tengah Cristian Romero dan Lisandro Martinez kembali tampil kokoh dan penuh determinasi, sedangkan peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2022, Emiliano Martinez, tetap menjadi sosok yang menakutkan di bawah mistar gawang.

Pemenang duel bergengsi ini akan menghadapi Prancis atau Spanyol di final Piala Dunia FIFA 2026 pada 19 Juli di Stadion New York New Jersey.

Perkiraan susunan pemain Inggris
Pickford; James, Konsa, Guehi, O'Reilly; Anderson, Beras; Saka, Bellingham, Gordon; Kane

Perkiraan susunan pemain Argentina
Emi Martinez; Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Mac Allister, Fernandez; Messi, Alvarez

Sumber: fifa.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama