Skip to main content

Sekda Rembang, H Hamzah Fatoni: Usut Tuntas Dugaan Pungli Penyaluran Bantuan Benih

REMBANG-Pemerintah Kabupaten Rembang serius menanggapi pemberitaan dugaan pungutan liar (pungli) pada penyaluran bantuan benih dan pupuk dari Pemerintah Pusat yang dikeluhkan sejumlah petani seperti yang diungkapkan sejumlah kepala desa yang tergabung dalam Guyub Rukun Petinggi Dampoawang (Guru Pandawa) yang menemuinya belum lama ini. Hal tersebut dikemukakan Sekda rembang H Hamzah Fatoni kemarin kepada sejumlah insan pers

Dikatakan, Pemkab Rembang serius menanggapi permasalahan tersebut dan segera mengambil langkah cepat guna mengusut tuntas dugaan pungli."Kami segera menerjunkan tim dari Inspektorat Kabupaten dan memanggil Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang selaku SKPD yang bertanggung jawab atas distribusi bantuan benih," cetusnya

Ia menjelaskan, jika dugaan itu benar, maka akan diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemkab sudah bekerja keras melalui berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani yang merupakan mayoritas penduduk di Kabupaten Rembang. "Jangan sampai kerja keras ini dinodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Oleh karena itu disebutkan pihaknya mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu hasil kerja tim yang diterjunkan guna mengetahui sejauh mana kebenarannya. "Kami baru bisa membuat kesimpulan benar atau tidaknya dari laporan tim. Setelah itu baru diambil langkah-langkah yang diperlukan," imbuhnya.

Sampai saat ini sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar kepada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Rembang. Sektor tersebut mendapatkan prioritas utama sehingga diharapkan semua stakeholder bahu-membahu bekerja sama menyukseskan semua upaya memajukan sektor pertanian di wilayah kabupaten Rembang. (hasan)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).