// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Wanita Jepang Ditikam Mantan Pacar


Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas.
Polisi mengatakan pria mantan pacar korban, sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi.
Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Musnahkan 2 Kg Sabu, Polda Banten Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional


BANTEN (wartamerdeka.info) - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap jaringan besar Narkotika Internasional. Sebesar 2.014 gram sabu, Polisi mengamankan dari tersangka Dillah (32) dan Budi (28).

"Jika dirupiahkan, barang bukti sabu yang diamankan adalah seharga kurang lebih 3 Miliyar Rupiah," kata Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir M.Si saat menggelar kegiatan Press Conference di Mapolda Banten, Senin (15/4/2019).

Dikatakan Irjen Pol Tomsi Tohir bahwa nominal rupiah sabu sebesar mencapai ± 3 Miliyar Rupiah ini, sudah menyelematkan ribuan jiwa dari bahaya narkoba.

Ia berharap dengan adanya pengungkapan kasus tersebut bisa dijadikan sebagai peringatan baik dilingkungan, keluarga bersama-sama menjaui narkoba.

“Kalau sekali pakai (Transaksi Narkoba) kurang lebih sekitar 8 ribu terselamatkan. Apabila ada informasi sekecil apapun  dapat dilaporkan kepada kami dan akan menindaklanjuti sebaik-baiknya,” ujar Irjen Pol Tomsi Tohir.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi menerangkan, dari pengembangan kasus tersebut, penyidik menemukan jejak transaksi narkotika jenis sabu sejak tahun 2014 dari dalam Lapas di Tangerang.

"Semenjak keluar dari Lapas, Dillah masih melakukan kegiatan transaksi jual beli sabu sampai ditangkapnya pada 18 Maret 2019,” terang AKBP Edy Sumardi.

Ditambahkan, Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo bahwa dari pengakuan tersangka Dillah, barang haram tersebut diperolehnya dari seorang warga negara Iran.

“Dillah mengaku sabu sebenyak enam kilogram didapatkannya dari seorang WNA yang mengaku bernama Achmed. Empat kilogram sabu lainnya telah laku ia jual,” tamba Yohanes Hernowo.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), sub pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1), uu no.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal kurungan penjara seumur hidup.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama