// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Trump: Pembicaraan dengan Iran Mungkin Terjadi 'Pada Akhir Pekan'


Kurang dari seminggu sebelum berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran, kedua pihak mungkin semakin mendekati putaran pembicaraan berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pertemuan berikutnya mungkin akan berlangsung pada akhir pekan.

Baca selanjutnya...

 


Ketua FKUB Muara Enim Ajak Masyarakat Muara Enim Tidak Melaksanakan People Power


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muara Enim yang sekaligus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim Drs H Sarban Sarjono, Selasa (14/05/2019), merilis video yang berisi ajakan agar masyarakat jangan melaksanakan people power terkait hasil Pemilu 2019.

"Sebagai pimpinan organisasi saya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Muara Enim untuk tetap menjaga situasi keamanan pasca penghitungan suara yang sudah dilakukan di TPS, PPK hingga di KPU," ujarnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muara Enim yang sekaligus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim Drs H Sarban Sarjono

Dia minta masyarakat jangan mudah terprovokasi atau percaya kepada berita hoax yang dapat memecah belah kerukunan dan persatuan umat khususnya di Kabupaten Muara Enim.

Diimbau pula oleh Sarban bahwa adalah sesuatu yang bijaksana jika kita bisa menunggu hasil resmi penghitungan yang dilaksanakan oleh KPU. Adapun berbagai upaya dari sekelompok masyarakat atau elit yang akan menggunakan people power atau gerakan rakyat seharusnya tidak usah untuk diikuti karena sangat bertentangan dengan alam demokrasi di Republik ini.

"Selanjutnya kepada aparat TNI dan Polri Kami juga mengucapkan terima kasih karena telah ikut mengamankan dan menjaga kenyamanan hingga selesainya pesta demokrasi ini,"  ungkapnya. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama