Trump: Pembicaraan dengan Iran Mungkin Terjadi 'Pada Akhir Pekan'
Kurang dari seminggu sebelum berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran, kedua pihak mungkin semakin mendekati putaran pembicaraan berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pertemuan berikutnya mungkin akan berlangsung pada akhir pekan.
Trump juga mengumumkan perkembangan program nuklir Iran. Dia berkata: "Kita harus memastikan bahwa Iran tidak pernah mendapatkan senjata nuklir. Dan kita sudah sampai pada tahap itu. Mereka telah menyetujuinya. Mereka benar-benar menyetujuinya. Mereka telah menyetujui hampir semuanya."
Salah satu poin yang menjadi kendala dalam negosiasi adalah konflik antara Israel dan kelompok Muslim Syiah Hizbullah di Lebanon. Trump memposting di media sosial pada hari Kamis bahwa kedua pihak telah menyetujui gencatan senjata.
Kantor berita Tasnim Iran mengatakan para pejabat di Teheran tetap teguh pada tuntutan agar pertempuran di Lebanon diakhiri, menambahkan bahwa mereka memaksa Trump dan Israel untuk mematuhinya. Iran telah mendukung Hizbullah. Trump memposting bahwa gencatan senjata akan berlangsung selama 10 hari dan dijadwalkan dimulai pukul 17.00. Pada hari Kamis waktu AS bagian Timur.
Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, telah mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, di Teheran. Pakistan telah menjadi mediator dalam pembicaraan antara AS dan Iran. Media pemerintah Iran mengatakan tujuannya adalah untuk menyusun rencana untuk putaran pembicaraan selanjutnya. (NHKWord/**)