// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Kelompok HAM Mengutuk Pengesahan UU Istrael tentang Hukuman Mati


Kelompok hak asasi manusia dan para pemimpin Palestina mengutuk pengesahan undang-undang oleh Israel yang menyetujui penggunaan hukuman mati terhadap warga Palestina yang dihukum karena serangan mematikan, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan pada dasarnya diskriminatif.

Lanjut...

WMChannel


 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Hadiri Festival Budaya Perbatasan Suku Kanum, Bupati Freddy Sangat Mengapresiasi


MERAUKE (wartamerdeka.info) -  Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., menghadiri acara Festival Budaya Perbatasan Suku Kanum Tahun 2019 Kabupaten Merauke di Lapangan Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Acara tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Merauke ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Merauke Bapak Frederikus Gebze, Jumat (25/10/2019). Festival Budaya Perbatasan Suku Kanum digelar selama dua hari yakni tanggal 25-26 Oktober 2019.

Festival Budaya Perbatasan kali ini memperlihatkan budaya Suku Kanum, salah satu suku yang terdapat di Kabupaten Merauke. Dalam festival tersebut juga diikuti oleh Suku Kanum warga negara Papua Nugini yang berjumlah 150 orang. Hal ini menunjukkan wujud keharmonisan antar kedua negara yaitu Indonesia dan Papua Nugini.

Pembukaan festival budaya diawali dengan Tari Berburu dan Perang khas Suku Kanum dengan memainkan alat musik Tifa, bakar batu dan juga pukul babi.

Bupati Kabupaten Merauke Bapak Frederikus Gebze menyampaikan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya festival budaya tahunan ini. Menurutnya, festival budaya perbatasan ini merupakan salah satu wadah untuk sama-sama melestarikan budaya dan mengangkat potensi di Kabupaten Merauke khususnya.

“Atas nama masyarakat Merauke, saya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI-POLRI yang telah menjaga stabilitas keamanan, sehingga Merauke selalu nyaman untuk dikunjungi,” ungkapnya.

Ditemui usai acara pembukaan, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa Satgas telah menyiapkan pengamanan demi mendukung kelancaran dan kesuksesan acara festival budaya perbatasan ini. “Melestarikan budaya adalah bagian dari wujud cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia,” katanya.


Tampak hadir dalam pembukaan festival diantaranya Perwakilan Kemenko Polhukam RI Kolonel Inf I Gede Agit Thomas, Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Kepala PMK Merauke, Danlantamal XI/Merauke, Ketua DPRD Merauke, Forkopimda Merauke, Perwakilan BNPP Pusat, Danramil Sota, Kapolsek Sota dan tamu undangan. (Aris)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama