Widget HTML Atas


Dewan Pengurus Pusat FBBI, Sikapi Masalah Bangsa Hadapi Ancaman Virus Corona

Sekjen DPP FBBI Djalan Sihombing, SH (kiri) dan Ketua Umum, Dr. Ronsen M. Pasaribu, SH., MM (kanan)

JAKARTA (wartamerdeka.info) - 
Di tengah maraknya pengaruh penyebaran Virus Corona (Covid 19) di belahan dunia hingga Indonesia, kehidupan masyarakat menjadi sangat terganggu dan bahkan menimbulkan penderitaan dan kesulitan disana-sini.

Forum Bangso Batak Idonesia (DPP FBBI) sebagai organisasi aktif berpartisipasi dalam masyarakat, khususnya Bangso Batak Indonesia, turut prihatin dan merasakan situasi terakhir ini.

Berikut rilis Pernyataan Sikap dari Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Idonesia (DPP FBBI) dari Jakarta:

Pernyataan Sikap Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Idonesia
(DPP FBBI) Tentang Virus Corona di Indonesia


Horas...
Mejuah-juah..
Njuah-juah...
Salam Bangso Batak

Mencermati dan memahami kondisi bangsa dan Negara akhir-akhir ini, berkaitan dengan makin merebaknya Virus Corona (Covid 19), yang menyebabkan gangguan dan kekhawatiran, bahkan ancaman terhadap keselamatan masyarakat Indonesia, baik di Ibukota Negara, Jakarta maupun di berbagai wilayah lainnya, maka Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Idonesia (DPP FBBI) sebagai Organisasi Masyarakat yang selalu peduli terhadap persoalan bangsa, khususnya bangso Batak Indonesia, dengan ini menyatakan:

Turut prihatin dan berempati atas bencana Nasional Virus Corona yang dialami Bangsa Indonesia, serta mendoakan anggota masyarakat yang terkena musibah, tabah dan kuat menjalaninya, dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Bahwa, sebagai bangsa yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, hendaknya kita selalu berkeyakinan, bahwa Tuhan akan selalu melindungi bangsa dan Negara ini, serta berharap diberikan kemampuan dan kebijakan, terutama kepada Pemimpin Negara dan Pemimpin Daerah, dalam mengatasi musibah yang terjadi.

Mendukung himbauan Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan turut melaksanakan tentang penting dan perlunya mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menjaga jarak dan mengurangi kerumunan orang yang membawa risiko lebih besar pada penyebaran Covid-19, serta kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah, untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19, dengan tetap mempertahankan pelayanan kepada masyarakat baik itu urusan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan layanan-layanan publik lainnya.

Turut mengajak dan memperkuat kesadaran seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Bangso Batak, akan pentingnya melakukan Gerakan Bersama mencegah penularan virus Covid-19, dengan cara serentak berpola hidup lebih higienis seperti: Sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer; Lebih sering mandi agar lebih bersih; Meminum supplemen vitamin yang sesuai; Melakukan olah raga lebih sering dan teratur; Menjaga asupan makanan utuk meningkatkan daya tahan tubuh; dan lain-lain yang disarankan para ahli gizi dan kedokteran.

Memahami dan menyadari ungkapan Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tentang pentingnya solidaritas masyarakat sebagai modal sosial untuk menggerakkan bersama-sama melawan Covid-19, yang oleh sebab itu DPP FBBI turut berpartisipasi melakukan penegasan himbauan dijajaran organisasi, baik dari kepengurusan tingkat Pusat, DPD hingga DPC FBBI di berbagai wilayah di Indonesia, serta masyarakat yang berada di lungkungannya masing-masing.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat, sebagai bentuk social responsibility DPP FBBI terhadap situasi bangsa dan Negara belakangan ini.

Semoga bangsa Indonesia ke depan semakin aman dan sehat, serta selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Pengasih. Amin!


Jakarta, 17 Maret 2020

Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Indonesia (DPP FBBI)

ttd ttd

Dr. Ronsen M. Pasaribu, SH., MM Djalan Sihombing, SH
Ketua Umum Sekretaris Jenderal

dok.dpp fbbi/17/03/2020

Demikian rilis yang diterima redaksi wartamerdeka.info dari DPP FBBI, kemarin Senin (17/03/2020). (DANS)


Posting Komentar untuk "Dewan Pengurus Pusat FBBI, Sikapi Masalah Bangsa Hadapi Ancaman Virus Corona"