Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


GRASI Unjuk Rasa Di Gedung Kejari Kota Bekasi, Tuntut Penangkapan Gatot Sutedjo


BEKASI (wartamerdeka.info) - Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni SH MH bersama jajarannya dan satpol PP, melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Jl. Jendral Sudirman Kel. Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.

Aksi ini dilakukan  oleh Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRASI), sebagai kordinator lapangan Yusril Nager yang diikuti sekitar 20 orang, Kamis (25/06-2020).

Mereka minta: "Tangkap Gatot dan ungkap otak dibalik hilangnya saksi Mahkota Perilaku Koruptif di Pemkot, Tangkap DPO Gatot Setedjo sekarang juga atau Kepala Kejari mundur dari jabatannya."

Pengunjuk rasa membawa alat peraga berupa Toa, Bendera merah putih dan berbagai macam spanduk yang bertuliskan; KORONA “Korupsi Makin Merana, Wanted Tanah Kuburan Kota Bekasi Gatot Sutejo 5 tahun Buron, Kota Bekasi Zona Merah Korupsi, Selamatkan Kota Bekasi dari Korupsi, 5 Kali ganti Kajari Gatot belum ditangkap, Kejari Gatot (gagal total) tangkap Gatot".

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni SH MH pimpin apel untuk pengamanan aksi unjuk rasa

"Hari ini kita kembali lagi di depan Kejaksaan Negri Kota Bekasi dengan misi yang sama minra kejaksaan untuk menghancur leburkan Korupsi di Kota Bekasi. Bahwasanya Korupsi merupakan tindakan yang melanggar aturan dan merugikan banyak orang untuk kepentingan pribadi. Kota Bekasi merupakan yang terkenal Metropolitan tetapi saat ini terkenal dengan Kota Zona Merah Korupsi,"  ujar Yusril Nager.

Perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi  Yadi Cahyadi SH yang juga Pasi Intel mendatangi kumpulan massa tersebut.

"Terimakasih rekan-rekan semua apa yang sudah rekan-rekan sampaikan, pada intinya Kejari siap melanjuti kasus yang ada di kota Bekasi. Segala bentuk kasus akan kita tindak lanjuti dan kita akan proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Yadi kepada pengunjuk rasa.(Rosidi)

Posting Komentar untuk "GRASI Unjuk Rasa Di Gedung Kejari Kota Bekasi, Tuntut Penangkapan Gatot Sutedjo"