Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


 

Persela Tak Dibebani Target Juara Piala Menpora, Pak Yes: Tapi Harus Menjadi Tim Terbaik

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Setelah kurleb satu tahun lamanya tim sepak bola Lamongan Persela, seperti mati suri akibat pandemi covid-19, akhirnya, kini bisa kembali hidup dengan dimulainya geliat sepak bola Indonesia di turnamen Piala Menpora 2021. Turnamen yang telah dimulai sejak 21 Maret hingga 25 April ini akan menjadi liga pertama yang diikuti Persela setelah sekian lama harus terhenti karena pandemi.

Bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wakil bupati Lamongan, Abdul Rouf, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono, dan jajaran Forkopimda Lamongan, bersama tim dan manajemen Persela, menggelar do'a bersama dan pemberangkatan Tim Persela Lamongan di Piala Menpora 2021, Selasa (23/3).

Pak Yes, menyatakan kebanggaannya melihat aura semangat Persela. 

"Saya tidak pesimis Persela jadi juara. Tapi kalian tidak perlu terbebani target sebagai juara. Kita tidak menargetkan juara, hanya perlu menjadi yang terbaik. Bermain fair, semangat, dan memenangkan pertandingan saja sudah pasti menjadi yang terbaik," ungkap bupati yang akrab dipanggil Pak Yes ini.

Dia juga menekankan pada suporter Persela, LA Mania dan Curva Boys untuk tidak menyelenggarakan acara nonton bersama ataupun langsung ke stadion, melainkan nonton dari rumah. Selain itu, pak Yes juga menghimbau tim Persela agar terus menjadikan support dan spirit dari Lamongan sebagai dukungan.

"Kalian tidak sendiri, karena dibelakang kalian tidak sedikit yang terus mendorong dan men-support. Joko Tingkir dipilih sebagai icon Persela ini tidak lain agar semangat dan spiritnya dapat kita teladani, yakni tidak pernah takut dalam setiap tantangan yang dihadapi," tutur bupati.

Bupati juga mengungkapkan dirinya tidak pernah ragu, Persela akan mampu membuktikan dengan kepiawaian pemainnya, meski bukan berasal dari kota besar dan tim yang besar Persela mempunyai nama dan prestasi yang besar. 

"Tidak ada lawan yang boleh diremehkan karena pada dasarnya semua lawan itu berat, tapi Lamongan bisa lebih baik. Tunjukkan seluruh kemampuanmu, tidak perlu setengah-setengah, pasti kamu akan memenangkan setiap pertandingan," kata pak Yes memotivasi tim Persela.

Manajer Persela, Edi Yunan Ahmadi, menyebut untuk sementara waktu Persela dipegang oleh duet pelatih Didik Ludianto dan Ragil Sudirman, serta dibantu oleh pelatih kiper Miftahul Hadi. Tim Persela Lamongan mulai berlatih sejak 1 Maret dan menyisakan 50 persen pemain yang ada, sehingga sebagian pemain direkrut melalui seleksi secara keseluruhan.

Persela juga telah melakukan 4 kali uji coba, dan dalam turnamen mendaftarkan total 30 pemain.  4 pemain asing dan 26 pemain lokal.

Persela yang masuk dalam Grup C di turnamen Piala Menpora 2021 ini dijadwalkan akan bermain melawan PSS Sleman 28 Maret, melawan Madura United pada 1 April, Persebaya pada 3 April, dan Persik Kediri 7 April nanti di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

"Mari kampanyekan untuk nonton di rumah saja. Turnamen ini adalah ujian untuk bisa membuktikan bahwa sepak bola di masa pandemi bisa tetap berjalan sesuai protokol kesehatan," papar Manager Persela.(Mas)

Posting Komentar untuk "Persela Tak Dibebani Target Juara Piala Menpora, Pak Yes: Tapi Harus Menjadi Tim Terbaik"