Breaking News

Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Ancam Membunuh Mantan Pacar, Preman Bersenjata Tajam, Diringkus Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -Seorang preman jalanan  yang bernama Asep Purnama Apriansyah (26) akhirnya mendadak ciut nyalinya setelah ditangkap oleh Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Jumat malam (11/6/2021) di wilayah Cipedes. 

Dirinhkus, setelah sebelumnya dengan gagah arogan mengancam akan membunuh mantan pacarnya Selvi Fransiska (25) yang masih warga Cipedes.

Arogansi pelaku sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar. Pasalnya pot bunga di halaman rumah Selvi dan satu buah motor dihancurkan pake golok, sambil berteriak teriak dengan nada keras. Lalu oleh massa dikejar dan berakhir adu pukul dengan salah seorang warga.

Awalnya, di ceritakan oleh Yogi  yang masih sepupu Selvi, bahwa pelaku meminta uang Rp 700 ribu yang pernah diberikannya kepada Selvi, namun dengan nada ancaman melalui chating di WA.

Tak disangka pelaku yang sedang mabuk itu datang ke rumah dan merusak motor juga tanaman di pekarangan.

"Banyak sekali bukti ancamannya melalui WA di HP Selvi, kata katanya kasar dan akan membunuh, akhirnya saking ketakutan Selvi sembunyi di rumah saya. Kebetulan saya lagi di luar, lalu saya ditelpon sama keluarga untuk bisa pulang, karena ada yang mau membunuh Selvi bawa golok," kata Yogi, Sabtu (12/6/

"Pas saya pulang karena ditelpon orang tua, Si Asep sudah ada lalu menghampiri saya dan merusak motor saya. Saat itu saya menghindar dan memilih laporan ke polisi, tak lama kemudian petugas datang lalu Asep pun ditangkap," ujarnya.

Kapolres Tasikmalaya kota AKBP.Doni Hermawan memberikan keterangan  terkait hal ini, " Aksi yang dilakukan seorang premanisme ini telah mengancam keselamatan masyarakat, dan pelaku juga sudah melakukan perusakan pot bunga termasuk kendaraan yang dimiliki warga setempat. Pelaku juga mengakui sudah tenggak minuman keras sebanyak dua gelas dan untuk sekarang harus menjalani proses hukuman," paparnya.( H.Adam )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama