Pesantren Dituntut Ubah Pola Tradisional Menjadi Digital

SERANG (wartamerdeka.info) - Era teknologi digital menuntut kalangan Pondok Pesantren berbenah diri dengan merubah pola manajerial yang tradisional menjadi digital.

Setidaknya ini rangkuman acara Workshop Journalism for Pesantren's yang digelar ICMI Orwil Banten, di Pondok Pesantren Nur El Bantany, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Senin (14/03/2022).

"ICMI Orwil Banten merasa perlu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di pondok-pondok pesantren, agar menyesuaikan diri menghadapi era teknologi digital," kata Rohman, MA. Sekretaris ICMI Orwil Banten.

Maka itu, lanjut Rohman, pihaknya menggelar workshop yang dikhususkan bagi kalangan petugas hubungan masyarakat (Humas) yang ada di pondok-pondok pesantren se Provinsi Banten.

Rohman menjelaskan, kegiatan ini merupakan tugas Departemen Pesantren ICMI Orwil Banten, yang dipimpin Kyai Muhammad Sodhiqin, M.Si.

"Kami berkolaborasi dengan pihak Pondok Pesantren Nur El Bantany, Kota Serang. Sekitar 50 peserta dari 41 Pondok Pesantren hadir pada acara tersebut," ujar Rohman, menerangkan.

Workshop yang digelar pertama kali ini, nantinya akan diagendakan kembali untuk memberi kesempatan kepada yang lain. Ini karena petugas Humas di pondok pesantren harus memiliki kompetensi agar lebih baik dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

Sementara Yhannu  Setiawan, Wakil Ketua ICMI Orwil Banten, dalam menyampaikan arahannya menekankan pihak Pondok Pesantren tidak harus berdiam diri dalam menghadapi teknologi digital saat ini.

Yhannu menjelaskan, di Indonesia sudah ratusan juta warga Negara menggunakan internet. Untuk itu pesantren juga harus menyesuaikan diri dengan mempelajari teknologi digital.

"Maka itu, ICMI Orwil Banten menugaskan Pak Josep Minar untuk hadir menyampaikan teori dan praktek jurnalistik yang terkait dengan kehumasan," ujar Yhannu.

Yhannu juga berpesan, agar peserta Workshop menyesuaikan diri dengan teknologi yang hanya merupakan alat dan harus dimanfaatkan.

Workshop yang mengetengahkan narasumber dari Akademisi Untirta, Burhanudin Mujtaba dan wartawan senior, Josep Minar, S.H. dari wartamerdeka.info mendapat apresiasi para peserta yang mengakui pentingnya pemanfaatan teknologi untuk berkomunikasi dengan masyarakat.(JM)

Posting Komentar untuk "Pesantren Dituntut Ubah Pola Tradisional Menjadi Digital"