Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Banjir, Jaksel Siagakan 2.500 Sukarelawan


JAKARTA (wartamerdeka) -Menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan pada bulan Januari hingga Februari 2010, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan kini siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana banjir. Suku Dinas Sosial setempat telah menyiagakan 2.500 tenaga sukarela yang disebar di 10 kecamatan.


Tenaga sukarela ini bertugas membantu dan meminimalisir adanya korban banjir, terutama di daerah rawan banjir. “Sebanyak 2.500 orang tenaga sukarela itu akan disiagakan untuk membantu dan mengantisipasi adanya korban banjir," kata Effendi M Guntur, Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan, kemarin.


Pengerahan tenaga sukarela ini, kata Guntur, untuk mengantisipasi keterbatasan jumlah personil dalam mengevakuasi korban banjir. Berdasarkan pengalaman saat bencana banjir tahun lalu, pihaknya menemui kendala untuk mengevakuasi korban banjir.

“Hal ini terjadi saat bencana banjir melanda Jakarta Selatan tahun lalu. Ketika dibutuhkan, kami kekurangan tenaga sukarelawan untuk melakukan evakuasi. Makanya, kini kami berusaha mengkoordinir tenaga-tenaga sukarela untuk ikut serta membantu para korban banjir bila terjadi bencana banjir,” ungkap Guntur.

Para tenaga sukarelawan itu, lanjutnya, akan disebar di 65 kelurahan dan 10 kecamatan di Jakarta Selatan. Nantinya, tenaga sukarela tersebut harus siap siaga 24 jam dan turut memantau perkembangan daerah-daerah rawan banjir seperti, Kelurahan Rawajati, Kelurahan Kalibata, Kelurahan Pengadegan, Kelurahan Petogogan, Keluruhan Pulo, Rawabarat, Kelurahan Gunung, Kelurahan Ulujami, Kelurahan Kuninganbarat, serta Kelurahan Manggarai.

Selain persiapan personil, ujar Guntur, Sudin Sosial Jaksel juga menyiapkan kebutuhan-kebutuhan penanganan banjir lainnya seperti, tenda darurat, perahu karet, dapur umum, dapur mandiri beserta peralatannya, dan lain sebagainya.

“Faktor utama yang harus kami lakukan selain menyiapkan peralatan untuk mengevakuasi korban, kami juga menyiapkan logistik bagi korban banjir. Disamping nantinya obat-obatan untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang muncul akibat banjir,” tandasnya.(badar)


Keterangan Foto: Effendi M Guntur, Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama