Langsung ke konten utama

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-89, PRAJURIT WIJAYAKUSUMA DAN ASN NOBAR FILM MERAH PUTIH MEMANGGIL


PURWOKERTO (wartamerdeka) - Sebanyak 160 personel baik prajurit dan ASN Makorem 071/Wk, perwakilan Kodim jajaran Korem 071/Wk dan Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk, nonton bareng film Merah Putih Memanggil, Senin (30/10) di Studio III Rajawali Theatre Purwokerto.


Nonton bareng film Merah Putih Memanggil dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-89 Tahun 2017.
Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi menyampaikan, film Merah Putih Memanggil ini, sengaja diputar kembali sesuai instruksi komando atas dalam hal ini Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dikatakan Danrem bahwa film Merah Putih Memanggil merupakan gambaran TNI saat ini, dimana TNI saat ini telah membangun segala bidang baik alutsistanya kelengkapan persenjataannya maupun keprofesionalisme para prajurit TNI dalam mengemban tugas negara.

"Film ini dibuat agar anak bangsa Indonesia tahu tentang TNI nya, sehingga mereka akan selalu mencintai TNI nya dan bangsanya serta untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakatnya, "terangnya. 



"Dengan diputarnya kembali film ini, agar masyarakat bangsa Indonesia tahu bagaimana jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme selalu terpatri disetiap sanubari prajurit TNI yang selalu siap melaksanakan tugas demi bangsa dan negara, " jelasnya.

Selain itu, lanjutnya.  Film ini juga sebagai gambaran untuk menyemangati para generasi muda bangsa  untuk tetap dan terus berjuang demi bangsa dan negara disegala bidang sesuai bidangnya masing-masing dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dengan berbuat positif dan berbuat terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai bersama agar bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang.

Film Merah Putih Memanggil yang berdurasi sekitar 115 menit ini mengisahkan perjuangan pasukan elit TNI dalam menyelamatkan warga negara Indonesia yang disandera kelompok teroris. 

Film yang produksinya diresmikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada 28 April 2017, disutradarai Mirwan Santoso dan di produseri Josie S. Karjadi dengan penulis naskah TB. Silalahi seorang Purnawirawan TNI AD dan mantan MENPAN RI. Diperankan beberapa aktor dan aktris ternama Indonesia seperti Maruli Tampubolon, Mentari de Marelle, Prisia Nasution, Restu Sinaga, Aryo Wahab, Verdy Bhawata dan Happy Salmah.

Film Merah Putih Memanggil melibatkan pasukan Kopassus TNI AD, Marinir dan Kopaska TNI AL, Penerbad TNI AD, Penerbal TNI AL,  KRI Diponegoro, kapal selam KRI Nanggala dan Skuadron pesawat tempur Sukhoi SU-30 TNI AU. Tayang perdana pada 5 Oktober 2017 yang bertujuan selain dalam menyemarakkan HUT Ke-71 TNI, juga sebagai wahana membangkitkan semangat patriotisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.

"Kami berharap kepada masyarakat Indonesia khususnya yang ada diwilayah jajaran Korem 071/Wk, tahu bahwa Indonesia mempunyai prajurit-prajurit TNI yang tangguh yang profesional yang selalu siap melaksanakan tugas demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, " harap Danrem.

"Semoga dengan apa yang digambarkan dalam film ini akan selalu timbul jiwa patriotisme dan nasionalisme serta kebanggaan dan kecintaannya terhadap TNI, bangsa dan negara Indonesia, "pungkasnya.(ar/Didi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...