// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Serangan Israel memperdalam keretakan di Lebanon


OBeirut, Lebanon – Pada Minggu malam, Georges, 44 tahun, sedang duduk di balkonnya di Ain Saadeh, daerah yang mayoritas penduduknya beragama Kristen di sebelah timur Beirut, ketika teleponnya berdering di dapurnya, Ia berjalan untuk menjawabnya, dan tepat saat ia mengangkat telepon, sebuah ledakan keras mengguncang bangunan di belakangnya.

Lanjut...

Uskup Sibolga Mgr Ludovicus Simanullang Meninggal


MEDAN (wartamerdeka.info) - Hari ini, Kamis (20/09/2018), sekitar pukul 03.30 WIB, Uskup Sibolga Bapa Mgr Ludovicus Simanullang, OFM Cap meninggal dunia di RSU St Elisabeth Medan.

Jenazah Mgr Ludovicus diberangkatkan dari Medan pagi dan tiba sore hari ini di Sibolga. Jenazah akan disemayamkan di Gereja Katedral St Teresia Liseux Sibolga.

Informasi meninggalnya Uskup ini disampaikan oleh Vikaris Episcopalis (Vikep) Pro Religiosis et Clericis Keuskupan Agung Medan Pastor Leo Sipahutar OFMCap dalam akun facebooknya.

"Rest In Peace, telah wafat MGR Ludovikus Manullang OFM Cap, hari Kamis 20 Septembar 2018 jam 03.25 di ruang ICU Rumah Sakit Elisabeth Medan

Setelah jenazahnya diurus, akan dibawa ke dalam kapel dan diikutsertakan dalam misa pagi jam 6.00. Kemudian akan diantar ke Sibolga dengan ambulans".

Pastor Sipahutar menceritakan bahwa Mgr Ludovicus Manullang masuk Rumah Sakit Elisabeth sejak 1 September 2018 karena keluhan sakit pada ginjalnya.

“Tanggal 6 September, saluran empedunya dibersihkan dengan tembak laser. Hasilnya baik. Lalu tanggal 8 September dilakukan operasi empedu sebab di empedu itu ada batu dan sudah bernanah. Hasilnya baik. Tetapi dua hari kemudian mulai sesak dan tensinya tidak stabil. Ternyata jantungnya tak sanggup menahan kondisinya itu,” jelas Pastor Leo

Dijelaskan, obat pengencer darah sudah diberikan agar jantung dapat lebih baik mengasup darah.

“Ternyata hal itu kemudian mengakibatkan pendarahan pada bekas operasi empedu. Kemudian operasi kedua terpaksa dilaksanakan untuk membersihkan darah yang banyak di dalam lambungnya, sekaligus mengatasi pendarahan itu, dan terpaksa dilakukan transfusi darah sebab sudah banyak darah yang habis,” ujarnya.

Sesudah itu, lanjut imam itu, ternyata ada keracunan pada ginjal Mgr Manullang sehingga perlu darahnya dicuci. Tubuhnya makin lemah, sehingga tidak dapat lagi dibawa ke Singapura untuk tindakan lebih mumpuni.

Jenazah disemayamkan di Gereja Katedral St Teresia Liseux Sibolga. (Flaia)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama