Breaking News

PM Lebanon: Israel melakukan kejahatan kemanusiaan karena membunuh jurnalis
Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata
Berita PBB: Sebagian besar Kota Gaza telah hancur dalam konflik

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Berita Foto

200 Prajurit TNI Dikerahkan, Bantu Pencarian Korban di Hotel Roa Roa Palu


PALU (wartamerdeka.info) -  Sebanyak 200 Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti Kodam XIV/Hasanuddin  dibantu dengan Tim SAR dan para relawan masih terus mencari korban pascagempa dibawah reruntuhan puing-puing bangunan Hotel Roa Roa, Jl. Pattimura No. 72 Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10/2018).

Menurut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 700/Wira Yudha Cakti Letkol Inf Utyus Samsul, pencarian korban bencana gempa bumi masih akan terus dilakukan untuk mencari kemungkinan masih adanya korban yang selamat ataupun sudah meninggal di bawah reruntuhan puing-puing bangunan Hotel Roa Roa.

“Beberapa alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan puing-puing reruntuhan bangunan hotel yang ambruk. Proses pencarian korban dilakukan dengan sangat hati-hati, untuk menjaga kemungkinan masih ada korban selamat,” ujarnya.

Pencarian korban yang dilakukan oleh Prajurit TNI dibantu Tim SAR serta relawan disaksikan langsung oleh para keluarga korban, yang berharap masih ada korban selamat dari bencana gempa bumi yang mengguncang Palu, tanggal 28 September 2018 lalu.

Hamidah (48 th) salah satu keluarga korban yang selalu hadir menyaksikan proses pencarian mengatakan sangat bersyukur karena saat ini sudah banyak anggota TNI, Basarnas dan relawan yang diturunkan dilokasi ini untuk membantu proses pencarian korban bencana gempa bumi. “Insya Allah pencarian korban gempa hari ini dapat selesai, dan berharap adiknya dapat segera ditemukan,” ucapnya.

Memasuki hari keenam proses pencarian korban di Hotel Roa Roa, TNI dan Basarnas telah menemukan 19 jenazah dari lokasi tersebut. Hingga saat ini, Prajurit TNI yang dilibatkan dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah berjumlah 4.244 personel.(AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama