Indonesian Contemporart Art & Design (ICAD) 2018 Kembali Digelar


Yayasan Design+Art Indonesia kembali menggelar Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD). Perhelatan tahunan ini akan menjadi penyelenggaraan yang ke-9, sejak ICAD pertama kali diadakan tahun 2009. Bertempat di grandkemang Hotel Jakarta, ICAD akan berlangsung selama enam minggu dari 18 Oktober 2018 hingga 30 November 2018. ICAD 2018 didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), Artura Insanindo, dan grandkemang Hotel Jakarta.


Tampak dalam gambar (dari kiri ke kanan) : Faisal Habibi (seniman ICAD 2018), Bernhard Kammerlohr (General Manager grandkemang Hotel Jakarta), Joshua Simandjuntak (Deputi Pemasaran BEKRAF), Harry Purwanto (Yayasan Design+Art Indonesia), Hafiz Rancajale (Kurator ICAD 2018), dan Annisa Rizkiana (seniman ICAD 2018) - dalam konferensi pers di grandkemang Hotel Jakarta, kemarin. 


Mengusung tema "KISAH", ICAD 2018 menampilkan karya-karya yang lebih personal, berupa buah pikiran atau rekam jejak pengalaman para seniman dan desainer dalam proses berkarya mereka. "Karya seni hadir sebagai cara mengeskpresikan sebuah pemikiran, peristiwa, gejolak rasa atau interaksi emosional antara seniman dengan karya mereka, yang dibangun menjadi sebuah 'realitas baru' yang relevan dalam konteks sekarang dan masa depan," ujar Harry Purwanto, Art Director & Kurator ICAD 2018.


Ratusan karya dari 50 pelaku kreatif lintas disiplin ilmu siap manjakan indera pengunjung selama 44 hari penuh.  (PRNewswire) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama