// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Tak Miliki Papan Proyek, Pembangunan Jalan Di RW 015 Kel Bonang Jadi Sorotan


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Jalan sepanjang 60 m x 3,5 m dan 100 m x 3,5 m, tepatnya di jln SJ. Rt 04/Rw 015 dapat sorotan masyarakat. Pasalbya, pembangunan jalan tersebut tidak memilik papan proyek. 

Rony, warga kampung Gerubuk, Bonang. Kelapa Dua, saat melihat pengerjaan proyek jalan hotmix tersebut,  mengatakan bahwa pengerjaan jalan proyek tersebut terkesan asal jadi.

Pasalnya jalan yang akan di Hotmix tersebut harusnya dipadatkan dulu serta diberikan batu split agar baik hasilnya, tapi ini tidak demikian, semen Hotmix langsung diturunkan dan diratakan agar terkesan rapi.

"Biar bagaimanapun jalan ini tetap kami katakan proyek siluman, karena tidak terlihat RAB dalam papan proyek yang harusnya terpampang, juga pengerjaannya terkesan asal jadi," ucap Rony, kepada awak media, Kamis malam (28/11/2018)

Hal yang sama juga diungkapkan  Simon dari LSM Gempita, Kabupaten Tangerang,  yang datang melihat ke lokasi tersebut.   Dia mengatakan bahwa perbaikan jalan SJ. Rt 04/Rw 015, diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh pemborong, dimana ia juga tidak melihat adanya pengawasan dari pihak kelurahan atau kecamatan, juga tidak adanya papan proyek jalan yang notabene harusnya terpampang.

"Jelas ini diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh pemenang tender, dimana ia tidak mengikuti aturan yang telah disepakati bersama, seperti adanya RAB proyek yang harusnya terpampang. Juga pemadatan jalan ketika akan diberikan sement hotmix dari mobil ke jalan," jelasnya.

Ditambahkan, ia meminta pihak terkait ikut mengoreksi jalannya pembangunan jalan yang notabene dibiayai uang rakyat, sehingga kita semua wajib memantau jalannya pembangunan yang kini sedang dikerjakan.(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama