Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tak Miliki Papan Proyek, Pembangunan Jalan Di RW 015 Kel Bonang Jadi Sorotan


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Jalan sepanjang 60 m x 3,5 m dan 100 m x 3,5 m, tepatnya di jln SJ. Rt 04/Rw 015 dapat sorotan masyarakat. Pasalbya, pembangunan jalan tersebut tidak memilik papan proyek. 

Rony, warga kampung Gerubuk, Bonang. Kelapa Dua, saat melihat pengerjaan proyek jalan hotmix tersebut,  mengatakan bahwa pengerjaan jalan proyek tersebut terkesan asal jadi.

Pasalnya jalan yang akan di Hotmix tersebut harusnya dipadatkan dulu serta diberikan batu split agar baik hasilnya, tapi ini tidak demikian, semen Hotmix langsung diturunkan dan diratakan agar terkesan rapi.

"Biar bagaimanapun jalan ini tetap kami katakan proyek siluman, karena tidak terlihat RAB dalam papan proyek yang harusnya terpampang, juga pengerjaannya terkesan asal jadi," ucap Rony, kepada awak media, Kamis malam (28/11/2018)

Hal yang sama juga diungkapkan  Simon dari LSM Gempita, Kabupaten Tangerang,  yang datang melihat ke lokasi tersebut.   Dia mengatakan bahwa perbaikan jalan SJ. Rt 04/Rw 015, diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh pemborong, dimana ia juga tidak melihat adanya pengawasan dari pihak kelurahan atau kecamatan, juga tidak adanya papan proyek jalan yang notabene harusnya terpampang.

"Jelas ini diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh pemenang tender, dimana ia tidak mengikuti aturan yang telah disepakati bersama, seperti adanya RAB proyek yang harusnya terpampang. Juga pemadatan jalan ketika akan diberikan sement hotmix dari mobil ke jalan," jelasnya.

Ditambahkan, ia meminta pihak terkait ikut mengoreksi jalannya pembangunan jalan yang notabene dibiayai uang rakyat, sehingga kita semua wajib memantau jalannya pembangunan yang kini sedang dikerjakan.(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama