// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Lonjakan Harga Akibat Konflik Iran Mengganggu Kehidupan Sehari-hari di Jepang


JAKARTA
(wartamerdeka.info) - Dampak kenaikan harga minyak mentah dan produk lainnya akibat konflik di Iran semakin dirasakan di Jepang. Operator bus umum kesulitan mendapatkan bahan bakar, dan petani memperkirakan pupuk akan semakin mahal.

Para pejabat senior yang mewakili enam kota termasuk Kobe, Kyoto, dan Nagoya mengunjungi kementerian transportasi pada hari Senin. Mereka mengajukan permintaan untuk memastikan pasokan bahan bakar yang stabil dan memberikan bantuan keuangan kepada operator transportasi umum.

Walikota Kobe, Hisamoto Kizo, mengatakan harga solar di Kobe dan Kyoto telah berlipat ganda, dan pemerintah daerah tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah ini sendiri.

Ia menambahkan, "Kami berharap kementerian akan membantu mengamankan cukup solar sehingga operasi bus, alat transportasi utama, tidak terganggu."

Federasi Nasional Asosiasi Koperasi Pertanian mengatakan kenaikan harga pupuk untuk penanaman musim gugur ini dan seterusnya akan tak terhindarkan jika biaya bahan baku tetap tinggi.

Wakil Presiden Eksekutif Senior Omoto Hideki mengatakan: "Kami akan bernegosiasi untuk mencegah dampak negatif terhadap biaya produksi petani. Tetapi ini akan sangat sulit."

Data Kementerian Pertanian menunjukkan harga internasional urea, bahan utama pupuk, naik lebih dari 50 persen pada bulan Maret dibandingkan bulan Februari. Sekitar 40 persen ekspor urea global berasal dari Timur Tengah.(NHKWord/red)

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama