// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Lonjakan Harga Akibat Konflik Iran Mengganggu Kehidupan Sehari-hari di Jepang


JAKARTA
(wartamerdeka.info) - Dampak kenaikan harga minyak mentah dan produk lainnya akibat konflik di Iran semakin dirasakan di Jepang. Operator bus umum kesulitan mendapatkan bahan bakar, dan petani memperkirakan pupuk akan semakin mahal.

Para pejabat senior yang mewakili enam kota termasuk Kobe, Kyoto, dan Nagoya mengunjungi kementerian transportasi pada hari Senin. Mereka mengajukan permintaan untuk memastikan pasokan bahan bakar yang stabil dan memberikan bantuan keuangan kepada operator transportasi umum.

Walikota Kobe, Hisamoto Kizo, mengatakan harga solar di Kobe dan Kyoto telah berlipat ganda, dan pemerintah daerah tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah ini sendiri.

Ia menambahkan, "Kami berharap kementerian akan membantu mengamankan cukup solar sehingga operasi bus, alat transportasi utama, tidak terganggu."

Federasi Nasional Asosiasi Koperasi Pertanian mengatakan kenaikan harga pupuk untuk penanaman musim gugur ini dan seterusnya akan tak terhindarkan jika biaya bahan baku tetap tinggi.

Wakil Presiden Eksekutif Senior Omoto Hideki mengatakan: "Kami akan bernegosiasi untuk mencegah dampak negatif terhadap biaya produksi petani. Tetapi ini akan sangat sulit."

Data Kementerian Pertanian menunjukkan harga internasional urea, bahan utama pupuk, naik lebih dari 50 persen pada bulan Maret dibandingkan bulan Februari. Sekitar 40 persen ekspor urea global berasal dari Timur Tengah.(NHKWord/red)

Josep Minar

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama