// Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. //

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Beritanya..

Houthi Yaman Janji Lakukan Serangan ke Istrael


Kelompok Yaman berjanji akan melakukan lebih banyak serangan terhadap Israel, seiring meningkatnya kekhawatiran konflik yang memburuk akan lepas kendali.

Lanjut...

Banyak Tanah Berceceran Di Jalan, Aktivitas Pengurugan Jalan Tol Cibitung-Cilincing Dikeluhkan Warga


BEKASI (wartamerdeka.info) -Pembangunan Proyek jalan tol Cibitung-Cilincing yang melakukan aktifitas pengurugan dengan tanah merah dikeluhkan warga pengguna jalan. Pasalnya, tanah urugan berceceran ke jalan  membuat licin dan mengotori ruas jalan arah CBL Jl.Bosih Kp.Selangbojong Wanasari dan Jl.Buekjaya, Kp. Buek Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Salah satu pengendara motor yang sering lewat di akses jalan Buek- CBL,  Mariam mengatakan,  jalan buek menjadi licin dan kotor  dan banyak pengendara sepeda motor yang melintas diruas jalan itu ini yang jatuh gara-gara urugan yang berceceran.  “Tadi ada yang jatuh gara-gara jalan licin tanah merah banyak di jalan,”katanya,  hari ini.

Lebih lanjut Mariam membeberkan,  dengan melihat kondisi jalan yang sangat mengawatirkan karena tanah urugan berceceran apalagi dengan ditambah cuaca hujan sehingga jalan semakin licin.

Selain itu, dengan adanya aktivitas mobil urugan tanah yang tumpah berceceran itu akan mengakibatkan korban pemotor yang melitas maupun warga sekitar Wanasari, Cibitung maupun Desa Sumberjaya Tambun Selatan.

“Kita menjadi khawatir jatuh meleset bang..!!!. Jalan sekarang menjadi becek dan licin dari ceceran tanah truk urugan ini,” kata Mariam khawatir.

Hal senada juga diungkapkan,  Bonding.  Ia mengatakan, dengan adanya tanah urugan dengan armada dump truck yang beraktifitas  memang membuat rawan kecelakaan apalagi posisi sehabis hujan.  “Aturan hujan turun proyek stop,  jangan aktivitas. Tadi ajja ada yang jatuh, “kata Bonding.

Sementara itu,  menurut Kepala Bagian Humas PT. Waskita H. Isman, pihaknya akan kerja sama dengan pihak kontraktor perumahan, sementara sekarang ini pihaknya yang akan mengerjakan pembersihan yang mengakibatkan jalan menjadi licin.

Isman menambahkan pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan kepada pihak perumahan setiap turun hujan armada pengangkut tanah di stop.

“Saat ini kita akan membersihkan tanah dengan menyemprotkan air dari mobil tangki ke jalan ini,” jelasnya. (ane/yot)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama