// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

KPK Intentifkan Penyidikan Kasus Bupati Cianjur Terkait Kasus Suap DAK Pendidikan


JAKARTA (wartamerdeka.info) -
Kasus Korupsi yang menjerat Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Terutama yang berkaitan dengan penyidikan kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur yang dilakukan Irvan.

Febri Diansyah Jurubicara KPK menerangkan, penyidik kembali memanggil terhadap sejumlah saksi dari beberapa kepala sekolah di Kabupaten Cianjur, Kamis (17/01/2019).

"Dua kepala sekolah kembali dipanggil untuk keperluan penyidikan tersangka Irvan Rivano Muchtar, Bupati Cianjur," sebut Febri.

Adapun kepala sekolah yang dipanggil dari 2 sekolah SMP Yaitu,Kepala Sekolah SMPN 2 Mande, Nita Herlida dan SMP Al Hidayah Mande, Kamaludin.

KPK juga memanggil dua orang staf Hotel Yasmin, Erik Munandar dan staf sarana prasarana Dinas Pendidikan, Norman.

KPK sebelumnya juga memanggil beberapa kepala sekolah , yaitu Kepala Sekolah SMP PGRI Cugenang, Susila Cireja; Kepala Sekolah SMAN 5 Cikalongkulon, Cecep Wahyu Wibisana; Kepala Sekolah SMPN 2 Cibeber, Esih Hasanah; dan Kepala Sekolah SMP PGRI Ciranjang, Enay Sunarya,
Kepala Sekolah SMPN 2 Pagelaran, Apit Subardi; Kepala Sekolah SMPN 4 Sukanagara, Jaimin dan; Kepala Sekolah SMPN 2 Sindangbarang, Cece.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya KPK menetapkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) sebagai tersangka bersama Kepala Dinas Pendidikan Cianjur, Cecep Subandi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Rosidin dan Tubagus Cepy Sethady yang merupakan kakak ipar Irvan.
Terkait kasus meminta, menerima atau memotong pembayaran DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur dengan total 14,5 persen dari anggaran Rp 46,8 miliar. (khoer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama