// Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Lintas Berita

Iran: Proposal AS "Sepihak dan Tidak Adil"

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang penangguhan serangan terhadap pembangkit energi Iran hingga April dan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan "sangat baik," tetapi seorang pejabat Iran mengatakan proposal AS untuk mengakhiri perang tersebut "sepihak dan tidak adil."
Seperti yang diberitakan Reuters, perang selama empat minggu telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, menewaskan ribuan orang dan menghantam ekonomi global dengan melonjaknya harga energi, yang memicu kekhawatiran inflasi global, sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Sementara itu, Iran telah menyatakan mereka tidak terlibat dalam pembicaraan dengan Washington. Iran tidak meminta jeda 10 hari untuk serangan terhadap pembangkit energinya, demikian menurut Wall Street Journal yang mengutip pernyataan para mediator perundingan perdamaian. (Reuters/red)

Latihan Diksar, 26 Menwa Unikal Dibekali Outbond Dan Survival


PEKALONGAN (wartamerdeka.info) - Guna membekali diri dengan ilmu kemiliteran serta jiwa nasionalisme, para peserta diksar Menwa Unikal (Universitas Pekalongan) Batalyon 930 Kyai Welang, dengan melaksanakan kegiatan outbond dan survival yang bertempat desa Kajongan kecamatan kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (20/1/2019).

Resimen Mahasiswa (disingkat Menwa) adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI, sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Menwa juga merupakan salah satu komponen warga negara yang mendapat pelatihan militer (unsur mahasiswa).

Sebagai perwira koordinator latihan, Kapten Inf Nurkhan menjelaskan bahwa, Menwa sebagai komponen cadangan pertahanan negara yang juga perlu diberikan pelatihan ilmu militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi dan sebagainya.

" Menwa sebagai komponen cadangan pertahanan negara tentunya perlu kita berikan pengetahuan tentang ilmu kemiliteran, dan pada diksar kali ini, kita membekali mereka dengan outbond yang kita padukan dengan keadaan alam sesungguhnya dan ilmu survival,"jelas Nurkhan.

Dirinya berharap, dengan pembekalan yang diberikan akan bisa membekali para Menwa ini dengan ilmu kemiliteran serta penanaman jiwa nasionalisme, sehingga para generasi muda ini mempunyai ilmu yang cukup sebagai komponen cadangan yang tangguh, dan siap membela NKRI.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama