// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Enam Pencuri Pipa Milik Pertamina Diringkus Polisi Prabumulih


PRABUMULIH (wartamerdeka.info) - Enam orang  anggota  komplotan pencuri besi milik PT Pertamina di lokasi Eks Jalur Trunk Line dari Simpang Desa Lembak Muara Enim ke P3 kota Prabumulih, berhasil diamankan Tim gabungan Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur, pada Minggu dini hari (03/02/2019) sekitar pukul 03.45 WIB.

Enam oang pelaku yang ditangkap petugas tersebut, dari lokasi berbeda itu masing-masing diketahui bernama Joni Firmansyah (30), Dani Mediantoni (30), Nepriansyah (30) serta Abdul Sidik (34) dan Eryadi (43) kelimanya merupakan warga Jalan Talang Mutung Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Sumatera Selatan.

Pelaku selanjutnya yakni Rudi Irawan (29) warga Jalan Mayor Iskandar Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti kejahatannya berupa sebanyak 14 Batang Pipa ukuran 6 inci dengan rincian sepanjang 2-3 meter.

Sedangkan, sembilan orang rekan pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam kasus pencurian ini diketahui masing-masing berinisial TJ (35), IP (35), dan JR (30) WH (30), HK (35), AN (30), JB (35), BM (30) dan PT (35). Kesembilan orang ini diketahui  masih diburu petugas dan sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan komplotan tersebut berawal dari informasi masyarakat menyebutkan bahwa belakangan ini ada pelaku yang gerak-geriknya mencurigakan melakukan pencurian pipa besi minyak di wilayah hukum Polres Prabumulih. Para pelaku ini diduga kerap beraksi pada tengah malam.

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan Gurita Polres Prabumulih pun mulai melakukan penyelidikan di beberapa titik Klokasi lapangan dalam wilayah hukumnya. Selain itu, pihak kepolisian juga menerima adanya laporan dari pihak korban yakni PT Pertamina.

Dalam  penyelidikan di lapangan, polisi mendapatkan informasi masyarakat adanya gerak pencurian pipa, sehingga polisi langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Ketika tiba, petugas melihat para pelaku diperkirakan belasan orang itu sedang memuat besi pipa milik PT Pertamina berukuran 6 inchi dengan panjang 2-3 meter ke dalam mobil.

Melihat ada anggota polisi gabungan yang datang, para pelaku kocar kacir langsung melarikan diri. Dari belasan orang pelaku, sebanyak enam orang berhasil ditangkap dengan barang buktinya.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH juga membenarkan adanya penangkapan enam orang tersangka dari belasan orang komplotan pelaku pencurian pipa milik Asset PT Pertamina tersebut.

“Ya,keenam pelaku tersebut bersama barang buktinya sudah kita amankan di Polres Prabumulih. Sementara mereka masih menjalani pemeriksaan intensif petugas penyidik,” pungkasnya. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama