// Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. //

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Beritanya..

Houthi Yaman Janji Lakukan Serangan ke Istrael


Kelompok Yaman berjanji akan melakukan lebih banyak serangan terhadap Israel, seiring meningkatnya kekhawatiran konflik yang memburuk akan lepas kendali.

Lanjut...

Usai Aksi 22 Mei, Wakapolres Jakbar Silaturahmi Ke Markas FPI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat, SH SIK MH didampingi Kasat Intelkam  AKBP  Yuniar A SIK MH bersama Danrem 052/ wijayakrama Kolonel Kav. Agustinus Purboyo, SIP M.Tr(Han), dan jajaran korem,  melakukan silaturahmi ke Markas Front Pembela Islam  (FPI) di Petamburan Jakarta, Kamis (23/05/19).

Kedatangannya disambut hangat oleh Panglima FPI Pusat Ustadz Maman dan Panglima FPI DKI Jakarta Ustadz Subhan.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat mengatakan, kegiatan ini terlihat  berlangsung dengan suasana kekeluargaan, saling menyadari kesalahan karena terbawa emosi.

"Dari pihak FPI menyesalkan ada yang meninggal karena kejadian tersebut dan meminta agar anggota laskar yang diamankan untuk dijaga dan tidak dianiaya , dan masih banyak yang belum diketahui keberadaannya sampai saat ini," ucap Hanny.

Ia mengatakan, kejadian pada 22 Mei akan menjadi pembelajaran bersama. FPI juga berpesan kepada polisi agar saling menahan diri.

Serta menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga jangan sampai terulang kembali dikemudian hari.

"Di selesai acara, diakhiri dengan saling bersalaman dan berpelukan. Ini terbukti bahwa semuanya adalah saudara di bulan suci Ramadhan ini," tandasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama