// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Kemarau Panjang, Kekeringan Dirasakan Warga Desa Ciruyung


CILACAP (wartamerdeka.info) - Kemarau panjang yang sudah berlangsung lebih dari empat bulan banyak berdampak kepada masyarakat di Cilacap. Salah satu dampaknya juga dirasakan warga desa Ciruyung kecamatan Karangpucung.

Disampaikan Ruswanto kepala desa Ciruyung pada saat pendampingan pekerjaan infrastruktur dana desa, dampak terparah terjadi dua bulan terakhir. "Efek kekeringan yang paling dirasakan terjadi di dukuh Kadu dusun Pengasinan dan Cilimus," ujarnya, Senin (1/7/2019).

Banyak sumber air dari sumur galian warga yang terbiasa untuk MCK sekarang kering. Terpaksa mereka mengambil kebutuhan air dari tempat lain yang jarangknya lebih jauh.

Selain itu banyak sawah yang gagal panen. "Dari sekitar 75 hektare area persawahan yang ada di desa Ciruyung, hampir 60 persen yang mengalami gagal panen," jelas Ruswanto.

Area terluas, lanjutnya, adalah persawahan di dusun Cilimus dan dusun Liunggunung. "Sedangkan ketersediaan untuk konsumsi air minum sampai saat ini masih cukup meski dirasakan sudah menipis. Karena terbantu oleh masyarakat yang terbiasa membeli air munum kemasan galon," sambungnya.

Ruswanto berharap kedepannya pihak pemerintah daerah akan lebih memperhatikan hal ini. "Kami berharap halmseperti ini dapat diantisipasi dengan bantuan sarpras air bersih dari pemda," pungkasnya.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama