Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sebut Hak Angket Adalah By Desain, Gubernur NA: Saya Tahu Siapa Saja Yang Bermain

"Tidak Ada Satupun Yang Boleh Campur Tangan Dalam Jabatan Di Pemprov Sulsel" 

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Di hadapan para pejabatnya, Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menegaskan jika hak angket yang dihadapi adalah by desain. Iapun mengaku tahu, siapa saja yang bermain di balik bergulirnya hak angket tersebut.

"Ini angket by desain. Ketahuan semua siapa yang bermain di belakang angkat ini," ungkap Nurdin Abdullah di sela-sela pelantikan delapan pejabat Eselon II, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Senin (26/8).

Ia menyampaikan kepada seluruh pejabat di Pemprov Sulsel, agar bekerja secara profesional dalam menjalankan amanah masing-masing.

"Sekali lagi saya titipkan kepada kita semua, mari kita kerja profesional. Saya akan mengambil langkah-langkah untuk menegakkan integritas pemerintahan," jelasnya.

Menurutnya, selama satu tahun Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan dirinya dan Andi Sudirman Sulaiman, hanya menyelesaikan masalah di internal.

"Setahun kita berjalan hanya soal internal aja kita urus. Saya ingin sampaikan SK 188 itu akan segera kita evaluasi. Kita akan kembalikan orang-orang yang selama ini berkompeten," ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, Nurdin Abdullah menegaskan, tidak ada yang boleh campur tangan dalam menentukan jabatan di lingkup Pemprov Sulsel.

"Sekali lagi saya tegaskan, sekali lagi saya sampaikan kepada kita semua, bahwa kita kembalikan kepada mekanisme dan tidak ada satupun yang boleh campur tangan dalam jabatan di Pemprov Sulsel," pungkasnya.(Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama