Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Gabungan Polda Banten Selidiki Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Waringinkurung


SERANG (wartamerdeka.info) - Peristiwa dugaan pembunuhan terhadap keluarga Rustadi (38), Siti (27) dan Alwi (4) yang terjadi di Kampung Gegeneng RT 01/01, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Selasa (13/8/19), tengah diselidiki oleh tim gabungan dari Jajaran Polres Serang dan Polda Banten.

"Kapolres Serang Kota, bersama Direkrimum Polda Banten saat ini tengah melakukan penyelidikan dan motif dugaan pembunuhan terhadap satu keluarga di Waringinkurung," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, saat ditemui di kantornya, Selasa (13/8/2019).

Dari keterangan saksi (Asgari), kata Edy, saat itu ia datang kerumah korban Rustadi. Ketika hendak mengetuk pintu rumahnya, namun dalam keadaan terbuka dan berbau amis. Kemudian saksi masuk ke dalam dan didalam melihat Rustadi dan anaknya Alwi dalam keadaan tergeletak sudah tidak bernyawa, namun Siti masih hidup dalam keadaan luka-luka.

Edy menambahkan, Kapolres Serang Kota bersama Kasat Reskrim sudah menolong Siti (istri korban) serta  membawa ke rumah sakit RS Cilegon guna mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan, lanjut Edy, Direskrimum dan Tim Inafis sudah melakukan olah TKP, serta mencari keteranagan saksi-saksi dan menerjunkan Tim Resmob untuk mencari pelaku pembunuhan.

"Saat ini polisi masih dalam penyelidikan, dan sedang memburu pelaku. Mudah - mudahan pelaku segera bisa kita ungkap. Mohon do'a nya," ujarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama