Breaking News

PM Lebanon: Israel melakukan kejahatan kemanusiaan karena membunuh jurnalis
Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata
Berita PBB: Sebagian besar Kota Gaza telah hancur dalam konflik

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Berita Foto

Tim Gabungan Polda Banten Selidiki Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Waringinkurung


SERANG (wartamerdeka.info) - Peristiwa dugaan pembunuhan terhadap keluarga Rustadi (38), Siti (27) dan Alwi (4) yang terjadi di Kampung Gegeneng RT 01/01, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Selasa (13/8/19), tengah diselidiki oleh tim gabungan dari Jajaran Polres Serang dan Polda Banten.

"Kapolres Serang Kota, bersama Direkrimum Polda Banten saat ini tengah melakukan penyelidikan dan motif dugaan pembunuhan terhadap satu keluarga di Waringinkurung," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, saat ditemui di kantornya, Selasa (13/8/2019).

Dari keterangan saksi (Asgari), kata Edy, saat itu ia datang kerumah korban Rustadi. Ketika hendak mengetuk pintu rumahnya, namun dalam keadaan terbuka dan berbau amis. Kemudian saksi masuk ke dalam dan didalam melihat Rustadi dan anaknya Alwi dalam keadaan tergeletak sudah tidak bernyawa, namun Siti masih hidup dalam keadaan luka-luka.

Edy menambahkan, Kapolres Serang Kota bersama Kasat Reskrim sudah menolong Siti (istri korban) serta  membawa ke rumah sakit RS Cilegon guna mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan, lanjut Edy, Direskrimum dan Tim Inafis sudah melakukan olah TKP, serta mencari keteranagan saksi-saksi dan menerjunkan Tim Resmob untuk mencari pelaku pembunuhan.

"Saat ini polisi masih dalam penyelidikan, dan sedang memburu pelaku. Mudah - mudahan pelaku segera bisa kita ungkap. Mohon do'a nya," ujarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama