Breaking News

Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

H. Pelly Yusuf : Ketua KPK Terpilih, Komjen Firli Bahuri Tak Perlu Mundur dari Polri

Komjen Pol Firli Bahuri

JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Sejumlah pihak mendesak agar Komjen Pol Firli Bahuri mengundurkan diri dari Polri setelah dilantik sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dinilai akan menimbulkan conflict of interest. Namun, ada juga yang berpedapat, Firli tidak perlu mengundurkan diri dan tetap menjadi anggota Polri aktif karena belum pensiun.

Tanggapan muncul dari mantan Ketua Departemen Kaderisasi Partai Demokrat periode 2005 – 2008 H. Pelly Yusuf. Ia mengemukakan pendapat pribadinya bahwa setelah dilantik sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komjen Pol Firli Bahuri tidak harus mengundurkan diri dari Polri.

Menurutnya, ketua KPK sudah sepantasnya dan seharusnya dipimpin Jenderal bintang empat karena KPK merupakan lembaga super power yang harus disetarakan dengan Kapolri.

“Bahkan Komjen Pol Firli Bahuri harus dinaikkan pangkatnya dari bintang tiga ke bintang empat. Sosok Firli memang sudah tepat memimpin KPK,” katanya kepada media ini,  Sabtu (22/11/2019). Hal ini didasari pengalamannya ketika bertugas di lembaga anti rasuah KPK sebelumnya.

Foto : H Pelly Yusuf,  Jansen Leo Siagian dan Aminuddin SH

Dikatakan tokoh masyarakat Pantai Timur ini, kalau meminta Komjen Pol Firli Bahuri untuk mundur dari Polri justru bisa merendahkan lembaga KPK itu sendiri. “Seharusnya ketua KPK dipimpin jenderal bintang empat. itu baru namanya lembaga super bodi. Sedang desakan mundur dari Polri itu hanya sebatas usaha untuk menjegal kepemimpinan ketua KPK terpilih,”cetusnya.

Hal yang sama juga dilontarkan Koordinator Wilayah Sedulur Jokowi Sumatera, Jansen Leo Siagian dan Amin. Leo sepe nuhnya mendukung Komjen Pol Firli Bahuri sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Karena memimpin lembaga super bodi sebaiknya Komjen Pol Firli Bahuri tidak harus mengundurkan diri dari Polri.

“Kami mendukung dan mensupport Komjen Pol Firli Bahuri sebagai ketua KPK dan mendukung Komjen Pol Firli Bahuri sebagai perwira tinggi Polri yang aktif,” tandasnya. (T/A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama