// Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. //

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Beritanya..

Houthi Yaman Janji Lakukan Serangan ke Istrael


Kelompok Yaman berjanji akan melakukan lebih banyak serangan terhadap Israel, seiring meningkatnya kekhawatiran konflik yang memburuk akan lepas kendali.

Lanjut...

Tim Joki Kuda Besi Diponegoro IOFJateng Harus Puas Di Urutan Kedua


BANYUWANGI (wartamerdeka.info) -  JPX Indonesia Enduro Rally Championship (IERC) Banyuwagi-Bromo 2019 baru saja berakhir. Ketatnya persaingan dan kondisi medan yang begitu extrim, Tim Joki Kuda Besi andalan Diponegoro IOFJateng harus puas di urutan ke dua.

Meski sempat menduduki urutan pertama pada hari pertama, namun pada balapan di hari kedua Tim asuhan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M. harus rela kehilangan podiumnya dan berada di posisi ke empat.

Tak mau kehilangan momen balapan di hari ke tiga, Juno, Fendy dan Doer mampu bangkit dari keterpurukan dan berhasil meraih posisi kedua. Dengan torehan hasil yang dicapai tersebut, Tim Joki Kuda Besi Diponegoro IOFJateng harus puas di podium nomor dua.

Official Tim Diponegoro IOFJateng Om Joe (Johanes) melalui saluran telepon menerangan Tim-nya telah berusaha semaksimal mungkin, namun ketatnya persaingan antar pembalap disertai medan yang sulit menjadikan Tim-nya harus puas di urutan kedua.


“Di hari pertama kita memang sempat menduduki puncak klasemen, namun di hari ke dua kita turun di posisi ke empat. Pada hari ketiga kita mampu bangkit dan berhasil menduduki posisi ke dua, namun dengan akumulasi nilai yang kita kumpulkan. Sebetulnya selisih waktu dengan juara pertama hanya terpaut 1,1 menit, sehingga kita pun harus puas diurutan kedua”, ungkapnya.

Dengan raihan yang di capai pada event JPX Indonesia Enduro Rally Championship (IERC) 2019 ini, Om Joe berharap dapat menjadi pemacu sekaligus pemicu semangat Tim-nya untuk bisa menjadi yang terdepan pada event-event selanjutnya.

Dirinya juga berharap, event semacam ini dapat diselenggarakan di Jawa Tengah, mengingat Jawa Tengah juga memiliki kawasan yang tidak kalah menarik untuk dijadikan sebagai destinasi wisata sekaligus mengundang para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Saya berharap kedepan dapat digelar Diponegoro Internasional Enduro Rally Chanpionship, untuk mengundang para wisatawan sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Jawa Tengah kepada dunia”, pungkas Johanes penuh harap. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama