Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

4 Kali Ganti Pimpinan, Pasar Brondong Lamongan Tak Kunjung Berfungsi


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Meski sudah ganti direktur hingga 4 kali, mulai Hendy Mustofa, Plt. Direktur, Fais. Plt. Direktur Suhartono sampai Suhartono dilantik menjadi Direktur definitif, dan dua kali dikucurkan dana pembangunan pasar (renovasi), 2018 senilai sekitar Rp. 1,5 milyar dan 2019, sekitar senilai Rp. 700 juta, kondisi pasar Brondong masih saja  belum berfungsi.

Padahal, lapak pedagang sudah dibongkar 2 tahun kemarin. Dan itupun, pedagang tidak difasilitasi lokasi penampungan, bisa ditebak pedagang semburat mencari tempat berdagang dilokasi seadanya.

"Ya, terpaksa harus sewa untuk berdagang, otomatis pendapatan berkurang," ujar salah seorang pedagang di pasar Brondong.

Sementara, yang lain, sudah tidak bisa menjalankan usahanya, lantaran tidak punya dana untuk sewa tempat, bahkan ada yang terpaksa beli  lokasi baru untuk melanjutkan berdagang.

"Lha apa gunanya pasar dibongkar, sampai bertahun tahun, sampai dua kali anggaran, kok pasar tetap dibiarkan seperti itu, ini kan merugikan pedagang," kata Solikin, orang yang sehari hari di Pasar Brondong.

Dulu, katanya masalah di direktur dan ka upt nya, lanjut dia, terus sekarang apa maslahnya kok tidak dipakai untuk kegiatan layaknya pasar.

Sejumlah pedagang juga tidak habis pikir dengan kondisi di pasar Brondong, direktur lama sampai diberhentikan, ka upt pasar di mutasi, direktur baru dan ka upt baru, keadaan pasar tetap saja.

Sejumlah kalangan, menyayangkan sikap pemkab Lamongan yang dinilai kurang berpihak pada kondisi pedagang. Sementara, warga disekitar juga merasa risih harus melihat bangunan pasar tapi seperti bangunan gedung.

Kepala Dinas Perindag pemkab setempat, Zamroni dikonfirmadi lagi sedang menjalankan ibadah umroh.
"Bapak masih umroh," ujar salah seorang staf.

Direktur PD Pasar, Suhartono ditanya kapan pasar Brondong difungsikan, menyebut pada bulan Maret depan.
"Rencananya pada bulan Maret ini, pasar Brondong kita buka," kata Suhartono.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama