Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Banjir Di Kobar Sudah Mulai Surut


KOBAR (wartamerdeka.info) - Banjir yang  terjadi di Kal-teng kini mulai surut. Bencana banjir ini bermula pada penghujung  bulan April 2020 lalu. 

Dari pantauan selama beberapa hari di lapangan, air sudah mulai surut. 

Namun, masih ada beberapa titik yang  terkena dampak banjir tersebut.  

Menurut Plt BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat yang juga Asisten Daerah (Asda) satu Pemkab Kobar T Alisyahbana, ada sekitar 17.000 warga yang terdampak banjir.

Diungkapkannya, banyak pihak yang turut serta  memberikan  bantuan  untuk wilayah yang terkena dampak bencana banjir.

Bantuan- bantuan tersebut  sudah diserahkan kepada BPBD untuk  disalurkan kepada warga yang terkena dampak banjir.

"Warga di tiga kecamatan yang diberikan bantuan yaitu Arut Selatan, Kotawaringin Lama, dan Arut Utara," ujarnya.

Lepas dari pasca bencana banjir, BPBD Kobar juga melihat adanya potensi karhutla (kebakaran hutan dan lahan).

Beberapa titik api, katanya, terlihat  di daerah Kumai, Keraya dan Arut Utara. 

"Tetapi BPBD sudah mempersiapkan jika terjadi bencana karhutka," ujarnya. 

Pihaknya sudah menyediakan beberapa pos seperti di Kumai, Kotawaringin, dan Arut Utara.

"Serta  pemadam kebakaran juga sudah dilatih. Kami menghimbau, untuk pembersihan lahan di kebun agar tidak dengan cara membakar baik dengan api kecil atau besar," pungkasnya.(putri /taufik Hidayat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama